Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kelulusan Siswa Tingkat SMA/SMK Diumumkan Besok, Ini Larangan Disdik Kalsel

Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/SLB tahun pelajaran 2019/2020 di Kalsel akan dilaksanakan pada Sabtu,(2/5/2020. Pengumuman berlangsung online

Penulis: Aprianto | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kepala Disdikbud Kalsel, HM Yusuf Effendi menyampaikan pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/SLB berlangsung online. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/SLB tahun pelajaran 2019/2020 di Kalimantan Selatan  (Kalsel) akan dilaksanakan pada Sabtu, (2/5/2020).

Adanya pandemi covid-19 yang terjadi di Kalsel, pengumuman kelulusan siswa kelas tiga baik SMA/SMK/SLB akan dilaksanakan secara online.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, HM Yusuf Effendi mengatakan karena adanya pandemi covid-19, pengumuman kelulusan dilakukan secara online.

Surat edaran terkait dengan pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/SLB secara online, dikatakannya sudah disampaikan ke sekolah-sekolah di Kalsel.

UN 2020 Mendadak Dibatalkan, Nilai Rapor 5 Semester Jadi Penentu Kelulusan saat Covid-19 Mewabah

Kadisdik Kalsel Anjurkan Tenaga Pendidik Lakukan Ini Selama Ramadan

Disdik Kalsel Pertimbangkan Masa Belajar Di Rumah Saat Masih Wabah Corona

"Pengumuman kelulusan kelas XII bagi satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB dilaksanakan serentak pada, Sabtu, 02 Mei 2020 mulai pukul 10.00 wita," katanya, Jumat, (1/5/2020).

Untuk mekanisme pengumuman kelulusan dilaksanakan secara online oleh masing-masing satuan pendidikan.

"Pengumuman kelulusan dilakukan oleh masing-masing sekolah dengan menggunakan aplikasi atau media online yang dimiliki sekolah," katanya.

Selain itu, disebutkannya tidak dibenarkan melaksanakan pengumuman kelulusan dengan menghadirkan siswa, orangtua atau wali siswa ke sekolah.

Adanya pandemi covid-19, pihaknya juga mengingatkan agar para siswa yang telah lulus untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT dan tidak merefleksikan kelulusan secara berlebihan.

Ditegaskannya tidak diperbolehkan melakukan kegiatan konvoi, corat coret baju seragam atau kegiatan kumpul-kumpul dilakukan siswa baik di sekolah atau di luar sekolah.

Bila ada ditemukan adanya siswa yang melakukan kegiatan konvoi atau kegiatan corat coret baju seragam, Yusuf menegaskan untuk sanksinya diserahkan kepada sekolah masing-masing sesuai dengan tata tertib sekolah.

Surat edaran yang disampaikan pihaknya merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 Tahun 2020 Tanggal 24 Maret 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19).

Cegah Corona, DPR dan Mendikbud Sepakat Tiadakan UN, Ini Opsi Penilaian Kelulusan Siswa

Pandemi Virus Corona, UN SD SMP & SMA di 2020 Resmi Ditiadakan, Ini Cara Tentukan Kelulusan

Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 188.44/0240/KUM/2020 tanggal 14 April 2020 Tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Disease (Covid 19) di Provinsi Kalimantan Selatan.

Serta menindaklanjuti Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2020 Tanggal 21 April 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk dan Tata Cara Pengisian Blanko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020.(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved