Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sempat Menunggak Sebulan, Rahman Senang Kini Iuran BPJS Turun

Per 1 Mei 2020, BPJS Kesehatan sudah mengembalikan tarif iuran BPJS ke tarif semula.

Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Per 1 Mei 2020, BPJS Kesehatan sudah mengembalikan tarif iuran BPJS ke tarif semula.

Meski sudah turun per Sabtu (1/5/2020), tak semua warga Hulu Sungai Tengah tahu dengan informasi penuruan iuran BPJS.

Misalnya Rahman, warga Banua Budi Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sebelum adanya kenaikan ia hanya membayar Rp 25.500 per orang untuk perawatan di kelas tiga.

Kemudian, pada 2020 ia menunggak selama tiga bulan. Terakhir ia bayar pada bulan Maret. Total yang ia bayar lebih dari Rp 500 ribu.

Iuran BPJS Kesehatan untuk Peserta Mandiri Turun Mulai 1 Mei, Kelas 3 Rp 25.500

Ini Rincian Besaran Iuran BPJS Kesehatan Pasca Aturan Kenaikan Dibatalkan MA

Batal Naik, Begini Nasib Kelebihan Iuran BPJS Kesehatan Jika Masih Bayar dengan Tarif Lama

"Sempat kaget tiga bulan Rp 500 ribu. Bulan lalu belum bayar karena kaget kemarin pas bayar. Itu untuk empat orang. Sayang menanggung iuran BPJS untuk orangtua dan saudara," ujarnya.

Dengan adanya penurunan iuran ini, Rahman bersyukur. Apalagi, penghasilannya tak begitu besar.

"Kalau melihat penghasilan ya mestinya tidak naik," ujarnya.

Ia pun enggak memasukan nama untuk UHC. Menurutnya, jika mampu membayar ia akan lebih memilih bayar meski hanya perawatan kelas tiga.

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Barabai, Chohari, penururan iuran mulai 1 Mei 2020.

Iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), kembali mengacu pada Peraturan Presiden 82 tahun 2018 sebesar Rp 80 ribu untuk perawatan kelas satu, Rp 51 ribu untuk perawatan kelas dua dan Rp 25.500 untuk perawatan kelas tiga.

Hal itu, merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 7P/HUM/2020 yang menyatakan membatalkan pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019.

Dijelaskannya, perhitungan pemberlakuan penyesuaian iuran sesuai dengan putusan MA per 1 April 2020.

Untuk iuran bulan Januari sampai Maret 2020 tetap mengacu pada Perpres 75 tahun 2019 sebesar Rp 160 ribu untuk perawatan kelas satu, Rp 110 untuk perawatan kelas dua, dan Rp 42 ribu untuk perawatan kelas tiga.

Batal Naik, Begini Nasib Kelebihan Iuran BPJS Kesehatan Jika Masih Bayar dengan Tarif Lama

Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin di Kabupaten Tapin Didanai dari CSR Perusahaan

Untuk iuran Januari sampai Maret 2020 tidak ada pengembalian.

Namun, pada bulan April kelebihan iuran peserta JKN-KIS yang telah dibayarka dikompensasikan ke iuran pada bulan berikutnya.

"Kalaunya sudah terlanjur April ini bayar tarif 2020, iurran April disesuaikan atau jadi saldo untuk iuran bulan selanjutnya," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved