Breaking News:

Berita Tapin

VIDEO Lezatnya Kue Bingka Produksi Keluarga Hj Ifah Fazuan di Rantau

Dari berbagai produk kue bingka, satu diantaranya adalah kue bingka produksi keluarga Hj Ifah Fauzan di Jalan Keraton Raya, Rantau.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Syaiful Akhyar

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kue bingka adalah kue khas Kalimantan Selatan (Kalsel). Warga di Kabupaten Tapin, khusus Rantau sudah tak asing dengan kue bingka.

Dari berbagai produk kue bingka, satu diantaranya adalah kue bingka produksi keluarga Hj Ifah Fauzan di Jalan Keraton Raya.

Bingka produksi keluarga Hj Ifah Fauzan ini varian rasa dan memasak dengan cara dibakar atau dikukus. Dikukus ini biasanya bingka telur atau bingka telur campur roti.

Produksi bingka Hj Ifah Fauziah berada di Jalan Keraton Raya, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin.

VIDEO Haru Bupati Tanahlaut Lepas Kepulangan ODP dan Pasien Sembuh Covid-19

Bukti Laboratorium Wuhan China Sumber Pertama Virus Corona Sudah Dikantongi Trump, Ini Katanya

Pedagang Ikan Terkapar Meninggal Dunia di Jalan RK Ilir Banjarmasin, Warga Tak Berani Menolong

Awal produksi bingka keluarga Hj Ifah Fauzan ini, dirintis Hj Rohani, ibu kandung Hj Ifah atau mertua Haji Fauzan, sekitar 1970 silam. Produksi bingka Hj Rohani itu, dibuat khusus bulan Ramadan saja, untuk koleksi di pasar wadai dan pelanggan yang setia.

Hingga Hj Rohani meninggal dunia, kegiatan produksi bingka dilanjutkan Hj Ifah Fauzan dibantu putrinya, Mahmudah selaku bagian pemasaran. Kue bingka produksi Hj Ifah Fauzan itu ada yang dibakar dan juga yang dikukus.

Tergantung keinginan pemesan, suka dibakar atau suka dikukus. Ada dua pekerja yang memproduksi kue bingka Hj Ifah Fauziah, yaitu Sri Dwi Ningsih dan Wahidah, masih kerabat Hj Ifah.

Kedua perempuan ini mengaku sudah puluhan tahun, terutama Sri Dwi Ningsih mengaku adalah menantu Hj Rohani. Sri Dwi Ningsih bagian mengolah adonan bingka sesuai bahan baku yang tersedia dan Wahidah bagian memasak di loyang atau cetakan bingka.

Selama bahan baku kue bingka tersedia, Sri Dwi Ningsih yang mengolah dari bahan tepung, telur itik dan bahan campuran, seperti kentang, tapai dan kelapa muda. Ada lima tungku yang berisi arang siap membakar loyang kue bingka produksi Hj Ifah Fauziah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved