Berita Tanahbumbu

Penilaian Siswa Tak Perlu Ada Rangking, Pendidikan Karakter Lebih Ditekankan

Tak perlu ada rangking kelas sekolah yang membedakan pendidikan anak. Sebab, saat ini yang dikedepankan adalah pendidikan karakter anak.

Tayang:
Penulis: Man Hidayat | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Kadisdik Tanahbumbu Ir Sartono 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Libur sekolah dimasa pandemi Covid-19 Kabupaten Tanahbumbu masih terus berjalan dan kewajiban siswa untuk belajar di rumah saja.

Bahkan pemerintah saat ini menyediakan fasilitas belajar melalui online bahkan melalui Televisi TVRI. Sehingga siswa-siswi dari SD, SMP dan SMA sederajat bisa menyaksikan pembelajaran melalui televisi selain sistem daring.

Dimasa pandemi ini, ada kemungkinan besar, sekolah terus perpanjang libur hingga tahun ajaran 2019-2020 selesai. Artinya tidak ada ulangan lagi dan pembagian rapor secara langsung. 

Lantas bagaimana dengan sistem perangkingan siswa-siswi, apakah masih akan ditetapkan atau seperti apa ?

Siswanya Lulus 100 Persen, Begini Kepsek SMKN 1 Kertak Hanyar Ungkap Syukur

Guru Zuhdi Wafat, Paman Birin: Kalsel Berduka Kehilangan Pembimbing Umat

Lulus 100 Persen, inilah Tujuh Siswa Peraih Nilai Tertinggi di SMKN 4 Banjarmasin

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanbu, Sartono melalui Kepala Bidang Pendidikan, Amiluddin, mengatakan sudah diatur.

"Kalau sekolah konsisten menerapkan K13, sekarang tidak boleh lagi ada memberikan ranking anak dalam kelas, karena potensi anak satu sama lain tidak sama, jadi tidak perlu ada ranking kelas," katanya.

Sementara untuk penilaian, itu dilihat dari penugasan sebelumnya dan semester sebelumnya. Dia berharap semua sekolah di Tanbu sudah menetapkannya agar tak ada pembedaan lagi.

"Semestinya tak ada rangking lagi, seperti beberapa sekolah favorit mulai tahun 2019 tidak ada lagi ranking kelas seperti di MAN IC Tala, SMA Banua Kalsel dan sejumlah sekolah lain. Kita sudah menyampaikan seruan ke sekolah bahwa tidak perlu lagi ada pembedaan anak dalam bentuk ranking kelas," kata Amiluddin.

Tak perlu ada rangking lagi karena itu tidak bagus dampaknya dalam pendidikan anak. Sebab, saat ini yang dikedepankan adalah pendidikan karakter anak. 

"Tak perlu ada pembedaan lagi, kita fokuskan ke pendidikan karakter anak," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved