Wabah Corona di Kalsel

PDP di Banjarmasin Meningkat 10 Orang Disusul Dua Kabupaten ini

ODP yang pada Jumat sebanyak 1.234 menjadi 1.273, sedangkan PDP dari 23 menjadi 34.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, HM Muslim, kembali merilis data terbaru perkembangan penanganan corona di Kalsel, Sabtu (2/5/2020). 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sabtu, tak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel dibandingkan Jumat.

Jumlah pengidap masih 179.

Pengidap yang dirawat tetap 145.

Pengidap yang sembuh tetap 24 dan yang meninggal tetap 10 orang.

Perubahan hanya terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

ODP yang pada Jumat sebanyak 1.234 menjadi 1.273, sedangkan PDP dari 23 menjadi 34.

Empat Pasien Positif Covid-19 Tabalong Pindah ke Ruang VIP, Dipantau dengan CCTV

Kronologi Covid-19 Pabrik Rokok Rungkut, Fakta Kluster Sampoerna & Surabaya Episentrum Baru

Soal dan Jawaban SD SMP SMA Tidak Ada Belajar dari Rumah TVRI Minggu 3 Mei, Ini Jadwalnya

Dijelaskan Muslim, ada penambahan sebanyak 14 PDP baru dan ada tiga pengurangan PDP karena dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan dua kali pemeriksaan laboratorium dengan metode PCR.

Peningkatan jumlah PDP terbesar berada di Kota Banjarmasin yaitu 10 orang, selanjutnya Kabupaten Tanahlaut dua orang dan satu orang di Kabupaten Batola.

Namun ada pula pengurangan jumlah PDP sebanyak dua orang di Kabupaten Tanahbumbu.

Sedang penambahan ODP terjadi di tiga wilayah yaitu Kabupaten Tapin, Tanbu dan Kota Banjarmasin.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas tugas Pastoral di wilayah kerja Keuskupan Banjarmasin di tengah wabah Covid-19, Keuskupan Banjarmasin bekerja sama dengan Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin mengadakan rapid test kepada seluruh petugas Pastoral.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula susteran SCMM di Jalan Veteran.

“Kegiatan ini akan kami lanjutkan pada Senin (4/5) di Gereja Katedral Banjarmasin. Saya berharap semua karyawan bisa terlibat dalam proses pengecekan,” kata Ketua Tim Pencegahan Covid-19 Keuskupan Banjarmasin, Fransiscus Xaverius Rudy, Sabtu. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved