Breaking News:

Berita Kalteng

Sungai Kahayan Meluap, Pengendara Palangkaraya Hati-hati Lintasi Bukitrawi

Debit air Sungai Kahayan yang ada di kawasan setempat juga meninggi, kemudian meluap hingga merendam jalan umum.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Air Sungai Kahayan menggenangi Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah di Desa Bukitrawi sehingga mengganggu pengendara. Namun saat Minggu (3/5/2020), air berangsur surut. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA  - Curah hujan tinggi disertai tingginya debit air Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengakibatkan jalan di Desa Bukitrawi, Kabupaten Pulangpisau, terendam.

Diketahui, jalur itu juga menghubungkan Kota Palangkaraya ke Kabupaten Gunungmas serta kabupaten lain yang ada di tepian Sungai Barito.

Debit air Sungai Kahayan yang ada di kawasan setempat juga meninggi, kemudian meluap hingga merendam jalan umum.

Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa, menggenangi jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua yang melintas dari arah Palangkaraya menuju Gunungmas maupun sebaliknya.

Pembangunan Jalan Layang Bukitrawi Kalteng Tahun Ini Dilanjutkan, Segini Besaran Dananya

Polisi Palangkaraya Tegas Cegah Corona, Warga Tak Pakai Masker Diminta Pulang

Alat PCR Tiba, Laboratorium Covid-19 RSDS Palangkaraya Segera Terealisasi

Pemprov Kalteng Jamin Pembebasan Denda Pajak Kendaraan hingga Juli 2020

Karena jalan terendam, kendaraan yang lewat harus ekstra hati-hati agar tidak melewati jalan berlubang akibat aspal terkelupas.

Beberapa pengendara yang lewat, mengaku harus jalan pelan agar kendaraan tidak masuk lubang.

"Arus airnya cukup deras dan jalannya ada yang berlubang, jadi harus hati-hati supaya ban mobil tidak masuk lubang," ujar Rahmadi, salah satu warga Palangkaraya saat menuju Gunungmas, kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (3/5/2020).

Sementara itu, proyek pembangunan Jalan Layang dengan model pileslab untuk menghindari jalan banjir, masih belum tuntas dikerjakan  Balai Besar Pembangunan Jalan wilayah Kalimantan di kawasan tersebut. Karena adanya Covid-19, pembangunan belum dilanjutkan. 

Dijadwalkan, pembangunan jalan lintas trans Kalimantan Poros Tengah di kawasan tersebut tuntas pada tahun 2021 hingga sekitar 3 kilometer pada kawasan titik yang terendam.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved