Pemerintah Pusat Tunda DAU

DAU Terpotong, Pemkab Kotabaru Tidak Bisa Membayar Kontrak yang Sudah Dilelang

Said mengakui keputusan pemerintah pusat tersebut menimbulkan dampak terhadap kegiatan di Kotabaru.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Sekda Kotabaru, Drs H Said Akhmad 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sekda Kotabaru H Said Akhmad mengaku bingung daerahnya termasuk daerah yang terpotong DAU dan atau DBH-nya.

Padahal, menurut Said, pihaknya telah mengirim laporan penyesuaian APBD.

Pencairan DAU Tertunda Sekitar Rp 14 Miliar, Bupati HSU Pastikan Gaji Pegawai Aman

Dokumen Rahasia China Bocor, Intelijen Kuak Asal Mula Virus Corona dari Wuhan

“Ini kami tidak paham. Soal berapa besarannya bisa langsung ditanyakan ke teknisnya, Badan Pendapatan Daerah,” katanya.

Said mengakui keputusan pemerintah pusat tersebut menimbulkan dampak terhadap kegiatan di Kotabaru.

“Jadi menunggu dana turun dulu baru bisa belanja. Tidak bisa melakukan pembayaran kontrak yang sudah dilelang,” tandas Said. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved