Kriminalitas Banjarmasin

Waspadai Modus Kejahatan Baru di Tengah PSBB, Pengemudi Mobil Diteriaki Maling, Ini Pelakunya

Waspada modus kejahatan baru di tengah PSBB Banjarmasin. Pengemudi mobil diteriaki maling saat melintas di Jalan Veteran. Pelakunya ditangkap

banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Humas Polsekta Banjarmasin Timur, Aiptu Partogi Butahean sedang memperlihatkan Sajam milik tersangka Iman Saputra alias Wali (30), kanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengaku istrinya berada di dalam mobil orang baru dikenalnya, Iman Saputra alias Wali (30) bermaksud ingin agar pintu kaca mobil dibuka, sambil mengedor-gedor pintu mobil.

Namun pengemudi mobil bersama adik perempuannya tidak kenal dengan orang tersebut, sehingga mobil langsung melaju.

Merasa tak ditangapi, Wali bersama temannya Rz berboncengan dengan mengendarai sebuah Honda Scoopy mengejar mobil jenis Daihatsu Sigra warna putih, yang mana di dalamnya ada dua orang kakak beradik, Syaifulah (30) dan Tarisah (27).

PSBB Banjar-Banjarbaru Digelar, Pengamanan Perbatasan Dibagi 5 Titik

Operasi Ketupat Intan 2020, Periksa Suhu Tubuh Warga yang Melintas di Perbatasan

Membuat Anak-anak Tetap Terhibur di Rumah dengan Ide Kreatif Print & Play dari HP Inc.

Insiden itu terjadi di Jalan Veteran km. 5,7 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur Kota. Banjarmasin, Sabtu (2/5/2020) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.

Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol HM Uskiansyah, melalui bagian humas, Aiptu Partogi Hutahaean, Senin (4/5/2020) mengatakan, tersangka Wali ditangkap di Pos PSBB Sungai Lulut.

"Dia (Wali) ditangkap setelah dua kakak beradik di dalam mobil, Syaifulah dan Tarisah berhenti di depan Pos PSBB. Keduanya melaporkan kepada petugas yang jaga di pos bahwa sepanjang jalan mereka diteriaki maling oleh Wali dan kawannya," terang Partogi.

Namun satu rekannya berinisial Rz melarikan diri bersama motor Honda Scoopy. Polisi menyita Sajam milik Wali yang sempat dibuang ke tanah.

Dari pengakuan tersangka, beberapa menit sebelum Wali tertangkap, pada saat mereka berhenti di lampu merah Jalan Sultan Adam Banjarmasin Utara, tiba-tiba Wali berkali-kali mengedor mobil korban.

"Dengan alasan yang tak masuk akal Wali mengejar mobil dari Sultan Adam sampai ke Sungai Lulut. Dalam perkara ini pihaknya menjerat Wali dengan pasal 2 Ayat 1 UU darurat RI No 12 Tahun1951.

Informasi di lapangan menyebutkan adanya begal sengaja mengejar mobil dari Jalan Sultan Adam sampai ke Pos PSBB di Jalan Sungai Lulut Banjarmain Timur.

(Banjarmasinpost.co.id/ Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved