Bisnis

Terdampak Covid-19, Pertokoan Batu Permata CBS Martapura Sepi Pembeli, Begini Keluhannya

Pemilik Toko Cemerlang H Arul (50), mengatakan penjualan batu permata dan perhiasan di tokonya menurun sejak seminggu sebelum bulan Ramadhan

banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis
Pemilik Toko Cemerlang, H Arul (50) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasar Cahaya  Bumi Selamat, CBS Martapura adalah salah satu pasar yang terkenal menjual berbagai macam batu permata dan berlian. 

Terletak di Pusat Kota Martapura, membuat pasar ini banyak dikunjungi oleh orang Martapura maupun Luar Daerah yang ingin membeli Permata dan Berlian.

Pemilik Toko Cemerlang H Arul (50), mengatakan penjualan di toko batu permata yang dikelola menurun sejak seminggu sebelum bulan Ramadhan. 

"Hampir 100 persen menurun, sepi sekali," ungkap H Arul kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (5/5/2020).

Harga Telur Ayam di Banjarmasin Turun Tajam, Ini Kata Disdag Kalsel

Begini Nasib Usulan PSBB di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Batola versi Gugus Tugas Covid-19

Dua Istri Didi Kempot Menangis Histeris, Potret Kesedihan Saputri dan Yan Vellia yang Menyayat Hati

Menurutnya, saat wabah virus corona masih di luar Kalimantan Selatan (Kalsel) seperti di Jakarta dan Surabaya, penjualannya masih ada. Namun, semenjak wabah virus corona ada di Kalsel baru penjualan mulai sepi juga.

"Waktu Covid-19 masih di Jakarta dan Surabaya masih ada saja penjualan. Namun, sejak ada covid 19 di sini penjualan mulai sepi," ungkap H Arul.

Akan tetapi, seminggu sebelum Ramadhan lebih sepi lagi. Menurutnya, sebelum adanya wabah virus corona ini, sekitar setengah tahun lalu, ia bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta per hari. 

"Sekarang tidak mencapai, bahkan hari ini belum ada pembeli," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)
 

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved