Pembatasan Sosial Berskala Besar

Banyak yang Belum Memahami PSBB, Khususnya Kalangan ini

Legislator PAN ini juga menekankan agar sosialisasi ini harus melibatkan semua pihak dengan pemahaman yang sama perihal PSBB sampai ke level RT.

BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Emi Lasari, anggota DPRD Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Anggota DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, mengatakan tidak sedikit masyarakat yang belum memahami PSBB.

Khususnya, para pedagang yang belum mengetahui tentang aturan berjualan, apakah diperbolehkan atau tidak.

“Jika PSBB benar akan dilakukan bulan ini, harusnya Pemko sudah mulai melakukan sosialisasi yang masif pada masyarakat,” katanya, kemarin.

Agar pemahaman bagaimana kondisi PSBB bisa sampai menyeluruh dan tidak menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan masyarakat.

PSBB Banjarmasin Tinggal Dua Hari, Kasus Covid-19 Terus Meningkat

Fans Rangga Azof Marah, Heboh Haico Van Der Veken Tidak Lagi Perankan Cinta Samudra Cinta,

Jadwal Tayang The World of The Married di Trans TV Kena Protes Penggemar

Legislator PAN ini juga menekankan agar sosialisasi ini harus melibatkan semua pihak dengan pemahaman yang sama perihal PSBB sampai ke level RT.

Emi juga menilai hal yang juga sangat penting adalah perlu data skema sebaran Covid-19 sampai pada level RT.

Agar dapat menjadi bahan yang lebih terukur untuk melakukan evaluasi sebelum dan setelah penerapan PSBB.

Sehingga nantinya, dapat dilihat tercapai atau tidaknya target dari penerapan PSBB. Jangan sampai diterapkan PSBB namun tidak ada target yang dapat diukur secara data nantinya.

Terkait kesiapan jaring pengaman sosial (JPS) dalam PSBB, bantuan seharusnya sudah harus didistribusikan pada saat penerapan PSBB, mengantisipasi konflik sosial yang rawan terjadi di masyarakat.

Penerapan PSBB ini, dikatakannya rentan menimbulkan dampak kepada masyarakat yang berpenghasilan harian dan mingguan.

"Makanya, pendataan masyarakat penerima jaring pengaman sosial harus tepat sasaran dan diusahakan tetap diperbaharui untuk mengantisipasi jika ada yang tercecer,” ujarnya. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved