Wabah Corona di Kalteng

Dengan Alat TCM, Sejumlah Rumah Sakit di Kalteng Memungkinkan Periksa Swab Mandiri

Pemeriksaan Covid-19 dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) kini mulai dikembangkan oleh beberapa rumah sakit.

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Wakil Direktur Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) Palangkaraya, dr Theodorus Sapta Atmadja, saat menunjukkan alat PCR untuk pemeriksaan sampel Swab pasien Covid-19 untuk mempercepat pemeriksaan hasil Swab pasien PDP yang ada di RSDS Palangkaraya 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah berupaya mempercepat pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai dengan membuat laboratorium pemeriksaan Swab menggunakan alat polymerase chain reaction (PCR).

Saat ini, Dinkes Kalteng masih mengupayakan semua rumah sakit yang ada di Kalteng bisa memeriksa sendiri sampel Swab untuk Covid-19 menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM).

Pemeriksaan Covid-19 dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) kini mulai dikembangkan oleh beberapa rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, Rabu (6/5/2020) mengungkapkan, saat ini setidaknya Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus Palangkaraya memiliki dua alat PCR untuk pemeriksaan sampel Swab pasien Covid-19.

Rumah Baru Orangtua Betrand Peto Bikin Nikita Mirzani Kaget, Ruben Onsu & Sarwendah Ungkap Fakta Ini

Orang Kaya Naik Mobil Mewah Porsche, Bagikan Mi dan Uang Jutaan Rupiah, Ternyata Ini Tujuannya

Siap-siap THR PNS Segera Cair, Tahun 2020 Ada yang Dapat Rp 5.901.200

Dia menejelaskan, kemarin sudah dilakukan uji coba alat PCR baru untuk RSUD Doris Sylvanus, dan berjalan dengan sukses.

Selanjutnya pihaknya akan periksa sendiri sampel swab untuk pasien di Kalteng tidak lagi dikirim ke Surabaya atau Jakarta.

RS Doris Sylvanus mengoperasikan PCR dua unit sekaligus yakni satu milik Doris sendiri dan yang satunya lagi pinjam dari BPOM Kalteng.

"Kami juga sedang mengupayakan alat TCM yang ada di beberapa Rumah Sakit di Kalteng, nantinya juga dapat digunakan untuk pemeriksaan swab," ujar Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng ini.

Sementara itu, Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Yayu Indriarti, mengungkapkan, pengujian perdana pembacaan sampel swab dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi RSDS dan berjalan dengan baik.

"Dengan uji mandiri di Kalteng, kami harapkan dapat lebih cepat memberikan kepastian hasil pemeriksaan Swab NOF, dan pasien lebih cepat masa perawatannya, yang hasil pemeriksaanya negatif segera dipulangkan," ungkapnya.

Berfungsinya alat PCR terebut, lebih cepat terapinya diberikan, lebih banyak temuan kasus baru, bisa menerima rujukan PDP lebih cepat yang selama ini kendala tempat tidur penuh untuk pasien Covid-19.

"Paling penting dengan telah berfungsinya alat tersebut, diharapkan segera mengakhiri atau memutus trasmisi virus tersebut dengan mengetahui lebih cepat penderitanya," kata Yayu Indriarti Direktur Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) Palangkaraya.

banjarmasin post.co.id / faturahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved