Tajuk

Rencana Godfather of Broken Heart

Sebelum meninggal, dengan ketenarannya itu, Didik Kempot memiliki banyak rencana satu di antaranya Eksekutif di Gelora Bung Karno

BANJARMASINPOST.CO.ID - PENYANYI campursari asal Solo Jawa Tengah, Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5) pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Pemilik nama Dionisius Prasetyo pun kerap dijuluki penggemarnya dengan nama Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Broken Heart.

Sebelum meninggal, dengan ketenarannya itu, Didik Kempot memiliki banyak rencana satu di antaranya Eksekutif di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 20 Juli 2020 bertajuk 30 Tahun Berkarier. Itulah jiwa sosial dan rendah hati yang dimiliki Didi Kempot.

Didi Kempot pun mempersiapkan sebuah film yang berjudul Sobat Ambyar yang pertama kali merilis poster pada 23 Februari 2020.

Sebagai warga Banua, terutama bagi yang memiliki jiwa seni serta musik, tidak salahnya untuk meniru sosok Didi Kempot. Berangkat dari hanya sebagai seorang pengamen di era 80-an, membuat Didi Kempot menjadi pablik figur yang sejibun penggemar.

Sebagai musisi yang kaya akan nuansa Jawa-nya, Didik Kempot membawa cara tradisionalnya ke pentas nasional. Tentu bisa bagi musisi Banua. Dengan segudang talenta, skill mumpuni ditambah keberanian untuk Hijrah, tentu langkah untuk maju sekaligus mengangkat budaya Banjar sangatlah terbuka lebar. Buka sebelar-lebarnya dunia musik Nasional dengan lantunan karya orang Banua. Musik Banua untuk Nasional.

Tidak salah, tekad untuk maju bersama Budaya Banjar bisa dilakukan. Bukan hanya popularitas di dapat, tentu juga mengangkap nama Bumi Lambung Mangkurat dan Budaya Banjar khususnya. Hal ini juga pernah dibuktikan Iandika Mulya Ramadhan atau yang lebih dikenal dengan Ian Kasela yang menjadi vokalis sekaligus ikon grup band, Radja. Bersama kakaknya, Moldy sebagai gitaris, Ian Kasela sangat dipuja dan selalu menjadi kenangan tersendiri bagi para penggemarnya, terutama bagi Banua.

Berangkat dari sosok Didi Kempot, tentu akan menjadi inspirasi warga Banua untuk mengangkat nama harum Bumi Lambung Mangkurat. Jangan pandang suku agama serta keturunan, bagi siapa yang memiliki tekad bulat, keberanian serta kemampuan, tentu hasil tak akan mendustakan hasil. Ayo berkarya di segala bidang serta peradaban. Semua demi dan untuk Banua. Ciptakan Godfather of Broken Heart berikutnya. Semoga. (*)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved