Kisah Inspiratif

Damainya Ramadan di Kampung Sawah, Jawa Barat, Warga Sudah Saling Menghargai Sejak Dulu

Toleransi begitu kental menyelimuti kampung yang luasnya kurang lebih 15 kilometer persegi.

tribunnework
Warga kampung sawah jawa barat 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berada di pinggir ibu kota, masuk wilayah Bekasi Jawa Barat, hingga sekarang dikenal sebagai kampung Betawi, memiliki dua gereja tua, berusia seabad lebih.

Gereja Katolik Santo Servatius, berdiri sekitar 1896 dan Gereja Kristen Pasundan Jemaat Kampung Sawah berdiri sekitar 1874.

Kerukunan di Kampung Sawah, Bekasi Jawa Barat, mengalir begitu saja dalam keseharian kehidupan para warganya.

Tak ada istilah “setting” dalam keakraban yang terbangun antara warga Kampung Sawah yang berbeda-beda agama dan sukunya.

Gara-gara Posisi Makan Nasi Bungkus Dalam Mobil Mewah Tak Pantas, Amanda Manopo Dihujat Warganet

FAKTA Lengkap Kasus Youtuber Ferdian Paleka, Frank Sembako Sampah hingga Kemurkaan Pak Gubernur

Penampilan Asli Hotman Paris Bikin Aa Gym Heran, Terlihat Saat Keduanya Berbincang Soal Kematian

Bagian Barat Kampung Sawah dibatasi oleh Kali Sunter, yang merupakan perbatasan antara Bekasi dengan DKI Jakarta.

Sementara bagian Utara dibatasi Pasar Kecapi, bagian Selatan dibatasi Kampung Raden, dan bagian Timur Kampung Sawah dibatasi Kali Cakung.

Praktik kehidupan yang dijalani warga Kampung Sawah mengedepankan persatuan, tali persaudaraan dan Kebhinekaan yang berbasis pada Pancasila.

Tak ada umat beragama di Kampung Sawah merasa diri lebih baik dibanding lainnya.

Toleransi begitu kental menyelimuti kampung yang luasnya kurang lebih 15 kilometer persegi.

Jacob Napiun (64), seorang tokoh masyarakat Kampung Sawah, mengungkap tak ada yang tahu bagaimana Kampung Sawah hingga kini terkenal akan toleransi antar warganya.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved