Berita HST

Genjot Laporan Penyesuian APBD, Pemkab HST Targetkan Selesai Dalam Dua Hari ke Depan

Pemkab HST genjot penyelesaian laporan keuangan penyesuaian APBD. Target laporan selesai dalam dua hari ke depan.

Istimewa
Kantor Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pemkab HST, terus menggenjot penyelesaian laporan keuangan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Terlebih, Pemerintah Pusat menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan atau Dana Bagi Hasil (DBH) akibat terlambatnya laporan penyesuaian APBD.

Di Kalimantan Selatan ada tujuh kabupaten yang terlambat, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Keputusan penundaan DAU dan DBH sebesar 35 persen itu sudah melalui surat pertimbangan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 903/2977/SJ ter tanggal 23 April 2020. Sedangkan keputusan penundaan tersebut tertuang dalam SK Menteri Keuangan RI dengan Nomor 10/KM.7/2020 ter tanggal 29 April 2020.

Sediakan Uang Tunai 2,8 Triliun untuk Hadapi Idulfitri, KPw BI Kalsel Dorong Transaksi Non Tunai

Para Jurnalis di Kota Banjarbaru Jalani Rapid Test Covid-19, Yang Reaktif Lanjut Proses Ini

11 Penumpang dari Bandara Soekarno Hatta Positif Covid-19, saat Tranportasi Dapat Izin Beroperasi

Berbaju Oranye dan Wajah Memelas Ferdian Paleka Minta Maaf, Beri Klarifikasi Video Maaf Tapi Bohong

Sekdakab HST, A Tamzil, menarget penyelesaian dapat selesai dalam dua hari ke depan.

Dengan terlambatnya laporan ini praktis akan ada penundaan penyaluran DAU sebesar 35 persen.

Dibeberkannya, tenggat waktu pelaporan penyesuaian APBD harusnya pada April lalu. Namun, hingga sekarang laporan keuangan tersebut belum selesai.

Menurutnya, penyaluran DAU hanya tertunda bukan dalam bentuk pemotongan.

Selama bukan pemotongan tak masalah. Kalau hanya ditunda nanti akan disalurkan. Untuk mencukupi pengeluaran daerah, ia mengaku menggunakan kas daerah.

"Kas daerah masih dapat digunakan. Yang terpenting belanja pegawai tak masalah. Masih cukup untuk belanja pegawai dengan kas daerah yang ada di Bank Kalsel," bebernya.

Di HST yang berdampak hanya terlambatnya penyaluran DAU ke kas daerah. Besarannya pun hanya 35 persen.

Artinya jumlah yang tertunda ke kas daerah hanya Rp 13 miliar untuk bulan Mei. Pasalnya, penyaluran DAU dilakukan Pemerintah Pusat setiap bulan.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah DAU yang diterima pada 2020 sebesar Rp 482.909.290.000. Dari total penerimaan DAU ini, nantinya akan ditransfer setiap bulan.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)
 

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved