Penerbangan Komersial Dibuka

Syarat Naik Pesawat Ribet, Calon Penumpang dari Banjarmasin ini Pilih Refund Tiket

Kementerian Perhubungan, Kamis (7/5) sudah membuka penerbangan komersial untuk penumpang namun dengan persyaratan pengkarantinaan Covid-19

banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Bandara internasional syamsudin noor banjarbaru 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jarum jam sudah menujukkan pukul 10.00 Wita, Kamis (7/5), namun suasana di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru terpantau lengang, lorong-lorong dan areal parkir di bandara juga sunyi.

Masuk di terminal keberangkatan, biasanya terpampang pemberitahuan keberangkatan.

Namun dari pagi hingga siang, tidak tertera layar informasi keberangkatan penerbangan (flight).

Padahal, Kementerian Perhubungan, Kamis (7/5) sudah membuka penerbangan komersial untuk penumpang namun dengan persyaratan pengkarantinaan Covid-19, semisal melampirkan test swab atau rapid test, surat keterangan sehat dan sejenisnya termasuk bukan keperluan mudik.

Gara-gara Posisi Makan Nasi Bungkus Dalam Mobil Mewah Tak Pantas, Amanda Manopo Dihujat Warganet

Giliran Obat Radang Sendi Diuji Coba pada 330 Pasien Parah Infeksi Virus Corona

Ambyarnya Cewek Bule Amerika Ini Tahu Didi Kempot Meninggal, Ngaku Kagumi Sosok Suami Yan Vellia

Tak selang lama, muncul Laila dan Ihsan warga asal Banjarmasin menuju ke konter check inn sambil menujukkan tiket di terminal keberangkatan.

Ternyata keduanya malah milih refund tiket pesawat yang sudah jauh hari dia terlanjur beli.

“Saya gak berangkat. Malah saya pilih refund tiket. Seharusnya saya tanggal 26, ke Surabaya dua orang. Namun saya positif batal dan minta voucher saja untuk berangkat ke Surabaya nanti,” kata Laila.

Dikatakannya, meski pemerintah sudah membolehkan naik pesawat komersil tapi menurutnya tetap ribet, karena setelah dirinya membaca syarat dan ketentuannya sangat banyak, termasuk harus rapid test dan keterangan sehat.

“Ribet, baik saya batalkan saja. Ya dari sini mungkin bisa. Pas balik dari Surabaya bagaimana kalau ditolak,” sebut Laila.

Diakui Humas PT Angkasapura 1, Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Aditya Putra Patria, sampai Kamis (7/5) belum ada permintaan dari airlines untuk re-operate.

“Rata-rata permintaan besok (hari ini). Namun hari ini penerbangan pengangkut kargo masih beroperasi seperti biasa,” kata Aditya Putra Patria.

Disinggung bagaimana caranya dari pihak bandara untuk menentukan si calon penumpang, mudik atau memang keperluan lain dan apakah ada petugas khusus untuk mengecek dan memastikan calon A benar tidak mudik, atau urusan bisnis lain, Aditya mengakui tidak ada petugas khusus dari pihak PT Angkasa Pura.

“Pengelola bandara hanya menyiapkan fasilitas dan tidak berada pada kapasitas untuk memutuskan penumpang boleh melakukan perjalanan udara atau tidak,” bebernya. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved