Berita Banjarmasin

May Day, 8 Ribu Orang Buruh Pekerja Terdampak Covid-19, Disnakertrans Kalsel Bagikan 1.333 Sembako,

Di puncak peringatan Hari Buruh atau May Day se-Dunia, Disnakertrans Kalsel membagikan 1.333 paket sembako kepada tenaga kerja terdampak Covid-19

istimwa/Disnakertrans Kalsel
Kepala Dinas Tenaga Kalsel, H Siswansyah serahkan bantuan Sembako 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN- Di puncak peringatan Hari Buruh atau May Day se-Dunia, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Disnakertrans Kalsel, membagikan 1.333 paket sembako kepada tenaga kerja terdampak Covid-19.

Penyerahan secara simbolis bantuan tersebut dilakukan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, H Siswansyah kepada perwakilan tiga perwakilan Federasi Serikat Pekerja yang ada di Banua disaksikan pengurus Apindo Kalsel dan BPJS Ketenagakerjaaan, Senin (11/5/2020).

Menurut Siswansyah, rangkaian acara peringatan Hari Buruh di Kalsel sudah dilaksanakan tahun 2019 dengan mengadakan bhakti sosial.

Selain itu, lanjut dia, di tahun 2020 sudah diprogram akan mengadakan seminar Hari Buruh dengan nara sumber akademi maupun dari serikat pekerja.

"Berhubung mewabahnya virus Corona, akhirnya seminar dibatalkan dan diganti dengan talk show tentang social distancing di televisi lokal. Kami juga melaksanakan pembagian masker bekerjasama dengan BLK," tandasnya.

Pencarian Korban Tenggelam di Desa Bangkal Diperluas Hingga ke Hilir Sungai

Lelaki Pingsan di Pasar Sayur Pelaihari Ternyata Punya Riwayat Penyakit ini

Ber-IQ Tinggi, Bocah 14 Tahun Ini Diterima di 8 Universitas di California

Di acara puncak May Day tanggal 1 Mei lalu, lanjut Siswansyah, sudah ada rencana melaksanakan Jalan Sehat, donor darah dan pembagian door prize. Lagi-lagi acara itu dibatalkan, diterapkannya PSBB di Banjarmasin.

Menurut dia, dana puncak hari buruh berasal dari Pemprov Kalsel, Apindo Kalsel dan uang pribadi Paman Birin (Gubernur Kalsel) itu akhirnya dialihkan kepembagian sembako sebanyak 1.333 berupa beras 10 kilogrram, mie dan minyak goreng.

"Mudahan ini bisa membantu meringankan beban buruh yang terdaoak Corona," tandasnya.

Siswansyah menanbahkan, jumlah tenaga kerja di Kalsel yang terdampak virus corona sebanyak 8.000 orang. "Mereka pekerja baik formal dan informal seperti bekerja di hotel, cafe, rumah makan, ojol, buruh harian lepas dan lain-lain," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved