Sport

Atlet Lari Kalsel Latihan Keliling Lapangan Pertasi Kota Pelaihari

Walau sedang terjadi wabah virus corona atau Covid-19, pelari Kalsel tetap menjalani latihan bertempat di Lapangan Pertasi, Kota Pelaihari.

ISTIMEWA
Ihsan pelari spesial olympic asal Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, 

Editor: Alpri Widianjono

Ft kiriman M Ihsan saat ajang Special Olympics World Games2019, yang digelar di Uni Emirat Arab 2019 lalu

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak ada event baik nasional maupun internasional, tidak membuat Muhamad Ihsan pelari spesial olympic asal Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, bermalas malasan tidak latihan.

Sebaliknya, peraih dua emas yang membawa harum bangsa Indonesia di kejuraan olahraga Special Olympics World Games2019, yang digelar di Uni Emirat Arab 2019 lalu ini tetap rutin turun ke luar rumah.

Walau sedang terjadi wabah virus corona atau Covid-19, anak keempat dari pasangan Hamidan (alm) dan Lisnawati (45) itu tetap menggelar latihan mandiri di Lapangan Pertasi, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut.

"Kalau latihan resmi sih tidak juga. Namun, tetap jaga jaga kondisi latihan sendiri di Lapangan Pertasi," kata siswa Kelas III SMP LB Pelaihari kepada Banjarmasinpost.co.id, ini, Selasa (12/5/2020).

Ihsan yang berhasil mendapat hadiah rumah setelah meraih dua emas cabang olahraga atletik lari 100 meter dan lompat jauh di Uni Emirat Arab ini, melakukan jogging keliling lapangan.

"Daripada di rumah terus, perbaiki jogging sambil sedikit-sedikit sprint," kata dia.

Ditengah Pandemi Corona, Atletik NPC Kalsel Gelar Latihan Mandiri

Cerita Atlet HST Pemecah Rekor Atletik di Thailand, Berawal dari Kesukaan Dina Kejar Layang-layang

Kontingen Atletik Kalsel Gagal Merebut Tiket ke PON

Lintasan Atletik di Kotabaru Belum Sesuai Harapan, Becek dan Banyak Ditumbuhi Rumput

Jelang Dua Event, Atlet Atletik Tetap Berlatih di Tengah Ibadah Puasa

Cari Bibit Atletik di Daerah, PASI Kalsel Bakal Gelar Kejuaraan Antar Klub Atletik di Martapura

Ihsan pun mengaku sedih dengan kondisi yang dialami secara global akibat virus asal Tiongkok ini. Sebab, segala kegiatan dan kejuaraan terhenti akibat kena virus berbahaya ini.

"Biasanya ada saja event yang diikuti. Namun setelah ada pandemi, semua terhenti total," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved