Pilkada Banjarbaru 2020

Pilkada Banjarbaru Desember 2020, Ini Kata KPU

Penundaan pilkada di Banjarbaru dikarenakan adanya wabah virus corona dan pemerintah juga sudah ada Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
Staf Pelaksana Subbagian Umum KPU Kota Banjarbaru, Dedy Permana Jaya, Senin (11/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ternyata juga berdampak dengan di undurnya pilkada serentak tahun 2020.

Hal ini disampaikan Staf Pelaksana Subbagian Umum KPU Kota Banjarbaru, Dedy Permana Jaya, di kantornya, Jalan Trikora Nomor 7, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.

"Pemilihan serentak tahun 2020 ini ditunda hingga Desember 2020," ungkap Dedy kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin(11/5/2020).

Menurutnya, hal ini dikarenakan adanya wabah virus corona yang otomatis tertunda dan pemerintah juga sudah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

KPU Banjarbaru Lakukan Verifikasi Administrasi Satusatunya Pasangan Independen

Pilkada Banjarbaru 2020: Ketua Harian DPD Golkar Kalsel: Nadjmi dan Iwansyah Punya Peluang Diusung

VIDEO Pasangan Edy dan Astina Optimis Maju Jalur Independen di Kota Banjarbaru

Pasangan Jalur Independen Tunggu Waktu yang Tepat untuk Serahkan Persyaratan ke KPU Kota Banjarbaru

PERPPU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

"Jadi kemungkinan Desember 2020. Tapi tentunya, apakah wabah ini berakhir dengan cepat. Tidak dapat menentukan  karena di luar kehendak kita," ungkapnya.

Masih menurutnya, sebelum ada wabah ini harusnya 23 September 2020 dilaksanakan.

Ia juga mengungkapkan bahwa mereka sudah melakukan persiapan, di antaranya verifikasi administrasi, membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tertunda pelantikannya dan seharusnya dilanjutkan dengan verifikasi faktual.

Ditambahkan Kepala Subbagian Teknis Pemilu dan Hupmas, Rizali A Rachman, kecuali apabila BNPB menyatakan wabah sudah berakhir dan tahapan itu dilaksanakan Desember, paling tidak Juni sudah mulai persiapan lagi.

Rizali mengatakan, bahwa ada tiga calon yang terlihat. Di antaranya, dua dari jalur partai dan satu dari jalur personal dan kemarin sudah menyerahkan berkas dokumen dukungan.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved