Berita Banjarmasin

VIDEO Penyebar Hoaks Diamankan Polresta Banjarmasin

Dengan tertangkapnya tersangka pelaku oleh Polresta Banjarmasin, semangat petugas yang menangani Covid-19 tidak menurun.

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Diduga emosi atas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, lelaki berinisial Fc (48) menyebarkan hoaks di facebook.

Akibatnya, montir mobil tersebut diamankan petugas Intelkam Polresta Banjarmasin di alan Pramuka Melati 3, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (12/5/2020) siang.   

Tersangka pelaku diperlihatkan Polresta Banjarmasin yang diwakili Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo, bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Dr Machli Riyadi, melakukan jumpa pers di Aula Bag Ops Polresta Banjarmasin.

Pabrik Es di Banjarmasin Ini Alami Penurunan Pembeli dari Nelayan

Video Warga Miskin Banjarmasin Terima BST Rp 600 Ribu

Komunitas Pelangi Banjarmasin Gelar Diskusi Secara Virtual Bahas Ini

Sejumlah Pedagang Pasar Antasari Banjarmasin Sampaikan Aspirasi ke Satpol PP

Satpol PP Banjarmasin Imbau Pedagang di Sudimampir Jangan Jualan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. menyampaikan, beberapa petugas Puskesmas yang ada di Banjarmasin mengaku merasa resah dengan adanya postingan melalui fb yang dilakukan Fc.

Dengan tertangkapnya Fc ini, maka semangat semua petugas medis, baik di rumah sakit maupun Puskesmas yang menangani pasien Covid-19 tidak menurun.

"Kasihan petugas yang menangani pasien Covid-19 bekerja siang malam. Mereka tidak boleh bertemu anak dan istri," ujar  Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, mengatakan, apa yang dilakukan Fc melalui postingan facebook, membuat keresahan masyarakat dan membuat informasi bohong.

Untuk itu, Wakapolresta Banjarmasin menambahkan, masyarakat harus bijak dalam pembuatan atau menulis postingan di media sosial.

"Akibat postingan ini, Fc kami kenakan Undang-Undang IT dengan ancaman hukuman selama lima tahun," tegas Wakapolresta Banjarmasin.

Sementara itu, Fc pada saat ditanya apa maksud dan tujuan menulis postingan itu, dengan kepala menunduk mengatakan  merasa terpancing dan emosi dengan komentar kawan sesama di facebook.

Dengan kejadian ini, Fc mengaku merasa menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

(Banjarmasinpost.co.id/Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved