Berita Tanahlaut

Bekuk 8 Penjarah Sarang Walet di Tala, Begini Cerita Perburuan Komplotan Pelaku

personel Polsek Batibati di-back up Unit Jatanras Polres Tala sukses membekuk delapan dari sembilan pelaku.

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Penjarah sarang burung walet saat digiring petugas Polres Tanahlaut. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tak mudah bagi petugas Polres Tanahlaut (Tala) dalam upaya melacak pelarian komplotan penjarah sarang walet.

Apalagi sembilan pelaku berpencar setelah melakukan aksinya.

Namun kerja keras mereka berhasil membuahkan hasil.

Dalam waktu sekitar tiga pekan, personel Polsek Batibati di-back up Unit Jatanras Polres Tala sukses membekuk delapan dari sembilan pelaku.

Polres Kobar Bekuk Tiga Pencuri Motor, Amankan 3 Kendaraan

Komplotan Penjarah Sarang Walet di Tala Dibekuk, Begini Cara Mereka Melakukan Aksinya

Penampakan Polisi Tampan Penangkap YouTuber Ferdian Paleka, Ternyata Gariz Luis Mantan Artis Film

Satu pelaku masih dalam pencarian. Sementara itu delapan pelaku lainnya ditangkap secara terpisah di beberapa tempat.

Dalam pers conference yang dihadiri petinggi Forkominda Tala tersebut, empat tersangka dihadirkan.

Mereka yakni Mustofa (26) warga Desa Kaitkait Baru Kecamatan Batibati (Tala). Lalu, Suhar Ilil (21) warga Desa Urin, Kecamatan Halong (balangan), Muhammad Yusuf (18) warga Bentokdarat Kecamatan Batibati, dan Sumardi alias Padhe (48) warga Dusun Jatihading, Kelurahan Kaliboto, Kecamatan Mojogendang, Kabupaten Karanganyar (Jateng).

Sedangkan tiga pelaku lainnya berada sel Polres Tanahbumbu (Tanbu) dan Balangan karena merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum setempat.

Mirwan dan Hasan dijemput petugas Polres Tanbu, sedangkan Riza djemput petugas Polres Balangan.
.
Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi menuturkan pelaku pertama yang berhasil ditangkap yakni Mustofa yang ditengarai sebagai pelaku utama.

Lelaki berpostur tinggi berperawakan sedang itu dibekuk pada Minggu (3/5/2020) dinihari pukul 02.00 Wita.

"Setelah dilakukan introgasi terhadap pelaku dalam melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut bersama delapan orang rekannya," papar Cuncun.

Selanjutnya personelnya langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Muhammad Yusuf sekitar pukul 03.00 Wita di Desa Bentokdarat, Kecamatan Batibati.

Pelacakan terus dilakukan terhadap tujuh pelaku lainnya.

Pada hari yang sama, pukul 23.00 Wita petugas menemukan persembunyian para pelaku lainnya yang berada di Desa Bingkulu, Kecamatan Tambangulang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved