Berita Tanahbumbu

Buaya yang Ditangkap Ternyata Bukan Pemangsa, Begini Penuturan Warga Sungai Sebamban Baru

Warga terus mengintai kemunculan buaya pascageger tewasnya seorang perempuan remaja Desa Sungai Sebamban Baru, setelah sempat diseret buaya.

capture video
Buaya yang ditangkap warga Sungai Sebamban Baru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga terus mengintai kemunculan buaya pascageger tewasnya seorang perempuan remaja Desa Sungai Sebamban Baru, setelah sempat diseret buaya sungai, Minggu (10/5/2020) lalu.

Pasalnya, setelah kejadian tragis menewaskan remaja berusia 17 tahun itu, sehari setelahnya, warga sempat menangkap seekor buaa. Namun, buaya tersebut dipastikan bukan pemangsa korban. 

Menurut warga sekitar, penampakan buaya di Sungai Sebambanbaru Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanahbumbu, sudah tak asing lagi dengan buaya. Bahkan, ada beberapa buaya yang ada di sungai tersebut dan sering menampakkan diri.

Sementara warga sekitar, sudah terbiasa dan selalu mandi dengan menggunakan air sungai tersebut. Beberapa tahun terakhir tidak ada kejadian hingga akhirnya, terjadi dengan diseretnya remaja putri yang sedang mandi disungai bersama teman-temannya. 

Pimpin Persiapan PSBB, Wawali Banjarbaru Minta Bansos Dibagi Sebelum Pemberlakuan

PSBB Kabupaten Banjar 15 Mei 2020, Ada Ancaman Sanksi

Banjarbaru Terapkan PSBB 15 Mei 2020, Pelintas Batas Daerah Wajib Tahu

Namun anehnya, saat ditemukan setelah beberapa jam diseret buaya, ternyata remaja yang bernama Devi tersebut tidak mengalami luka sama sekali, namun nyawanya tak tertolong lagi. Sebab menurut saksi, buaya hanya menggigit pakaian korban saja.

Kepala Desa Sebambanbaru, Syaiful, Rabu (13/5/2020) membenarkan adanya penangkapan buaya tersebut. Buaya yang ada itu ditangkap dengan cara dipancing warga hingga akhirnya ditangkap.

"Baru satu buaya yang ditangkap dengan cara dipancing. Masih ada beberapa buaya di sungai itu," katanya.

Sementara itu, Agus dari BKSDA Batulicin, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan buaya tersebut. Buaya yang diamankan itu kini dititipkan di Lembaga Konservasi Batulicin.
"Iya ada satu buaya yang ditangkap, bukan dua," katanya.

Warga menyebut buaya itu bukan yang menyambar korban beberapa wktu lalu.

"Keterangam warga, buaya yang membawa korban itu lebih besar lagi ukurannya, kurang lebih 4 meteran. Buaya itu juga buaya pendatang kata warga yang berdekatan dengan sungai tersebut. Warga di sana sebagai nelayan jadi tahu buaya mana saja yang sering dilihatnya," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)
 

Penulis: Man Hidayat
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved