Ramadan 2020

VIDEO Kuliner Khas Banjar Saat Ramadan, Begini Cara Pembuatan Bingka Barandam

Bingka barandam khas Banjar, tekstur dari kue ini lembut. Keunikannya, adanya pemberian kuah. Ya, sesuai namanya bingka barandam.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketika bulan Ramadan tiba, aneka kuliner khas Banjar bermunculan sebagai pilihan menu berbuka puasa. Meskipun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pengusaha kuliner tetap memproduksi berbagai makanan khas Banjar untuk masyarakat.

Di antaranya ada bingka barandam. Tekstur dari kue ini sendiri tergolong lembut. Keunikannya terletak pada adanya pemberian kuah. Hal ini sesuai dengan namanya, yakni barandam yang secara harafiah bermakna berendam atau mendekam dalam air.

Salah satu penjual bingka berandam di Banjarmasin, Eka Heriyanti menjelaskan, durasi pembuatan bingka barandam sekitar 1 jam.

Bahan yang disiapkan ada lima butir telur, garam satu sendok teh atau secukupnya, dan tepung terigu secukupnya atau sekitar 100-200 gram.

Perhitungan Takaran Beras Zakat Fitrah, Simak Juga Bacaan Niatnya & Waktu Membayarnya

Pebisnis Kuliner Sebut Omzet Turun 50 Persen di Masa Pandemi Covid-19

Alami Gejala Ini, Pedagang di CLS Tapin Dievakuasi Ambulans Covid-19

Sabtu Dini pukul 01.00 PSBB Banjarbaru dan Kabupaten Banjar Resmi Berlaku

"Bahan-bahan tersebut bisa menghasilkan 18 biji kue bingka barandam. Untuk pembuatan gula atau kuahnya, diperlukan 3.500 cc air, 600 gram gula pasir, daun pandan, dan cengkeh," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Cara membuatnya, telur dihaluskan menggunakan mixer sekitar 30 menit. Setelah halus tuang tepung terigu secara perlahan, estimasinya yakni satu butir telur 1-1,5 sendok makan tepung terigu tergantung ukuran telur.

Adonan siap untuk dimasak, sebelumnya panaskan loyang agar saat proses memasak kue tidak lengket. Selanjutnya tuang adonan ke loyang disertai nyala api kecil, untuk tingkat kematangan sempurna sebaiknya loyang ditutup.

Diakuinya, bisnis bingka barandam ini rutin dijalankannya saat memasuki bulan Ramadhan, harga bingka barandam dibanderol Rp 2.500 per biji atau Rp 5.000 per kotak isi dua biji. Selain bingka brandam ia juga menjual es buah Rp 5.000 per cup.

Dibanding tahun lalu, terjadi penurunan omzet di masa pandemi. Penurunan omzet diakuinya karena lapak yang buka hanya satu yakni di kawasan Mesjid Jami, sedangkan lapak lainnya di Jalan Cemara dan Jalan Pulau Laut harus tutup karena diberlakukannya PSBB di Banjarmasin.

Untuk bingka berandam terjual sekitar 60 biji per hari, pembelian minimal Rp 25.000 digratiskan ongkos kirim untuk area Kota Banjarmasin. Pengantaran dilakukan pada sore hari setelah Ashar.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved