UTD PMI Kota Banjarmasin

Kalselpedia: UTD PMI Kota Banjarmasin Mampu Olah Darah Gunakan Metode CLIA

Salah satunya yaitu pada proses penyaringan darah, dimana di UTD PMI Kota Banjarmasin sudah menggunakan metode chemiluminescence immunoassay (CLIA).

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kepala UTD PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan menunjukkan mesin penyaringan darah bermetode CLIA. 

Editor: Royan Naimi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi tulang punggung penyedia darah di Kota Banjarmasin dan sekitarnya, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Banjarmasin terus membenahi diri.

Alat dan fasilitas di UTD PMI Kota Banjarmasin pun terus ditingkatkan.

Salah satunya yaitu pada proses penyaringan darah, dimana di UTD PMI Kota Banjarmasin sudah menggunakan metode chemiluminescence immunoassay (CLIA).

Dijelaskan Kepala UTD PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit, metode ini adalah metode paling baik dibanding metode penyaringan darah lainnya.

Kalselpedia: Profil UTD PMI Kota Banjarmasin, Tempat Pengolahan dan Penyedia Darah

Dimana metode ini dapat secara efektif menganalisa dan mendeteksi jika dalam darah yang didonorkan terdapat penyakit seperti HIV, Sifilis, HCV, Hepatitis dan yang lainnya.

Mesin penyaringan metode CLIA tersebut pun diakui dr Aulia memiliki harga yang fantastis.

"Pengolahannya metode CLIA ini bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam," kata dr Aulia.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved