Breaking News:

UTD PMI Kota Banjarmasin

Kalselpedia: UTD PMI Kota Banjarmasin Pengolahan dan Penyedia Darah

UTD PMI Kota Banjarmasin Sebagai Fasilitas Pengolahan dan Penyedia Darah Utama di Banjarmasin

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Tahapan pengambilan darah dari pendonor di UTD PMI Kota Banjarmasin. 

Dimana metode ini dapat secara efektif menganalisa dan mendeteksi jika dalam darah yang didonorkan terdapat penyakit seperti HIV, Sifilis, HCV, Hepatitis dan yang lainnya.

Para tenaga medis di UTD PMI Kota Banjarmasin saat mengolah darah.
Para tenaga medis di UTD PMI Kota Banjarmasin saat mengolah darah. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Mesin penyaringan metode CLIA tersebut pun diakui dr Aulia memiliki harga yang fantastis.

Kalselpedia: UTD PMI Kota Banjarmasin Miliki 60 Petugas Beri Layanan Kebutuhan Darah

"Pengolahannya metode CLIA ini bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam," kata dr Aulia.

Namun itu pun belum menjadi tahapan akhir hingga darah bisa di transfusikan.

Menurut dr Aukia, proses uji silang juga harus dilakukan.

Dimana sampel darah pendonor dan calon penerima darah harus dicocokkan antigen antibodinya menggunakan mesin khusus yang diperasikan tenaga ahli.

Proses ini bisa memakan waktu kurang lebih 1 jam.

Jika cocok dan tak ada reaksi penolakan, maka baru lah darah pendonor bisa di transfusikan kepada pasien penerima.

"Jadi walaupun golongan darahnya sama, tapi belum tentu cocok untuk ditransfusikan jadi harus melalui tahapn uji silang," kata dr Aulia.

Mesin-mesin canggih juga digunakan dalam beberapa proses pengolahan darah di UTD PMI Kota Banjarmasin.

Salah satu alat yang digunakan dalam pengujian silang darah di UTD PMI Kota Banjarmasin.
Salah satu alat yang digunakan dalam pengujian silang darah di UTD PMI Kota Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)
Halaman
1234
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved