Berita Kalteng

Perpanjangan PSBB di Palangkaraya Tergantung Tren Penyebaran Covid-19

Pemko Palangkaraya akan evaluasi pelaksanaan PSBB setelah sepekan dilakukan dan akan memantau selama sepekan lagi.

HUMAS PEMKO PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP
Teks Wakil Wali Kota Palangkaraya, Hj Umi Mastikah dan forkopimda, saat melaksanakan rapat evaluasi terkait pelaksanaan PSBB di Palangkaraya. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, telah melakukan rapat evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan selama sepekan ini dan masih melakukan pemantauan dalam beberapa hari kedepan untuk tahapan selanjutnya.

Pelaksanaan PSBB Kota Palangkaraya, Minggu (17/5/2020) sudah memasuki hari ke 7 setelah pelaksanaan awal dilaksanakan saat Senin (11/5/2020).

Dan, Pemko Palangkaraya belum memutuskan apakah pelaksanaan PSBB yang akan berakhir Minggu (24/5/2020) tetap akan berlanjut atau tidak.

Sementara itu, berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang dilansir Sabtu (16/5/2020), penyebaran corona semakin berlurang.

Jumlah pasien positif tidak ada penambahan, tetap 227, sama seperti sebelumnya. Kemudian, pasien sembuh bertambah 7 orang, jadi 94. Sedangkan dalam perawatan Covid-19, berkurang 7 orang, totalnya 122 orang.

PSBB Palangkaraya, Petugas Gencar Sosialisasi Jam Buka Pedagang

Enam ABG di Palangkaraya Diamankan Polisi, Penjual Lem Juga Digiring

Pasien meninggal dunia masih 11 orang, tidak ada penambahan. Kalau ODP bertambah 4 orang, PDP berkurang 5 orang.

Total tes RT-PCR mencapai 996 orang dengan perincian sebanyak 227 orang positif, 376 orang negatif dan sebanyak 393 orang masih dalam tahap pemeriksaan.

Penambahan pasien sembuh tersebut dari Kota Palangkaraya 4 orang, Kabupaten Kapuas 1 orang, Kabupaten Barito Timur 1 orang dan Kabupaten  Murungraya 1 orang.

Pasien sembuh, sehari sebelumnya juga mengalami penambahan sebanyak 6 orang, yakni berasal dari Kota Palangkaraya 1 orang, Kabupaten Barito Selatan 2 orang, Kabupaten  Barito Utara 1 orang dan Kabupaten  Murungraya 2 orang.

Menanggapi, adanya trend penurunan penularan Covid-19 tersebut, Wakil Wali Kota Palangkaraya, Hj Umi Mastikah, mengatakan, pihaknya masih akan melakukan rapat evaluasi membahas pelaksanaan PSBB setelah sepekan dilakukan dan masih akan memantau selama sepekan lagi dalam pelaksanaanya.

Berikut Lima Kantor Kas Layani Tukar Uang, BI Kalteng Siapkan Uang Tunai Rp3,3 Triliun

Polda Kalteng Bagikan Bantuan Sembako, Puluhan Tukang Becak Semringah, Begini Sambutannya

Dia belum bisa memastikan apakah penerapan PSBB masih akan diperpanjang atau cukup satu kali saja pelaksanaanya selama 14 hari berjalan.

"Nanti akan dievaluasi dan dirapatkan, diliat lagi dari data penyebarannya, jika terus menurun trendnya mungkin saja pelaksanaan PSBB hanya dilakukan selama 14 hari saja, kami berharap masyarakat untuk taat aturan," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved