Berita Tanahlaut

Camat Kintap Ini Pastikan Semua Desa Aktifkan Posko 24 Jam, Orang Bergejala Ditolak Masuk

Upaya cegah tangkal Covid-19 di Kabupaten Tanahlaut, kian dimasifkan ke level perdesaan. Seluruh desa telah membentuk satgas penanggulangan Covid-19.

banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Bupati Tanahlaut, H Sukamta menjalani pengecekan suhu tubuh oleh petugas sebelum memasuki ruang serbaguna di lingkungan kantor Camat Kintap, beberapa hari lalu. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Upaya cegah tangkal Covid-19 di kabupaten Tanahlaut, kian dimasifkan hingga pada level perdesaan. Seluruh desa telah membentuk satgas penanggulangan Covid-19.

Di Kecamatan Kintap misalnya, 14 desa yang ada di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) ini seluruhnya telah mengaktifkan satuan tugas (satgas) covid-19. Implementasinya beragam, namun yang pasti sama-sama memantau arus orang masuk maupun keluar.

"Alhamdulillah di desa kami juga sudah aktif satgasnya. Rasanya jadi tenang juga karena tak menjadi terpantau orang yang datang maupun yang hendak bepergian ke luar kampung," ucap Anang, warga Desa Pandansari, Senin (18/5/2020).

Ia menuturkan sebagian permukiman di desanya berada di tepi jalan raya A Yani (Trans Kalimantan). Meski dengan kondisi itu tak memungkinkan didirikan posko penjagaan, namun keberadaan satgas mampu memberi ketenangan karena jika ada tamu dari luar terpantau.

Warga Sekampung Terdampak Covid-19 Setelah Nekat Mandikan Jenazah Positif Virus Corona

Gunung Kayangan Dipercaya Kotanya Orang Sebelah, Banyak yang Hilir Mudik

Tambah 4 Kasus, Positif Covid-19 Kotabaru Kini Jadi 7 Orang

Camat Kintap, Eko Trianto mengatakan memang tak semua desa di wilayahnya melakukan penjagaan di pintu masuk mengingat karakteristik sebagian desa berada di tepi jalan arteri nasional.

"Tapi semuanya sudah ada satgas dan poskonya," sebutnya.

Dikatakannya, tugas satgas (posko) melakuan pengendalian terhadap arus orang yang masuk dan keluar.

Satgas yang bertugas di posko selama 24 jam secara bergiliran sehingga arus keluar masuk orang selalu termonitor.

Misal ada warga yang bepergian dari zona merah, akan ketahuan. Begitu juga jika ada orang dari zona merah hendak masuk, juga terdeteksi.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved