Sentra Pembibitan Bunga Hias

Tak Bertani Padi, Warga Desa Purut Ini Pilih Tekuni Bunga Hias

Noor Bidiati adalah pelaku usaha bibit bunga hias di Jalan Nasional. Ini menekuni usaha ini setelah tidak lagi bertani padi.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Noor Bidiati, pelaku usaha jual bunga hias di Jalan Nasional Desa Purut RT 01 RW 01 Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalsel (7) 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Noor Bidiati adalah pelaku usaha bibit bunga hias di Jalan Nasional RT 01 RW 01 Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ibu dua putra ini mengaku sudah tiga tahun ini menekuni usaha mengolah bibit dan menjual bunga hias di halaman rumahnya.

Usaha jual bibit dan bunga hias, membuat dirinya nyaman. Tak kepanasan dan kehujanan.

"Saya setiap hari ke hutan. Pagi berangkat dan pulang sore hari. Bertani padi," katanya.

Halaman Rumah di Desa Purut Jadi Pajangan Koleksi Bibit Bunga Hias

Desa Purut Sentra Pembibitan Bunga Hias di Kabupaten Tapin

Pedagang Tanaman Hias Mengeluh, Pendapatan Turun Sejak Pandemi Corona

Menanam bunga hias, menurutnya sama dengan bertani padi.

Kesamaan merawat tanaman agar berbunga dan menarik mata penyuka bunga hias.

"Saya ingin santai sehingga memilih menjual bunga hias saja," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (17/5/2020).

Waktu ditemui, Ibu Bidi panggilan akrabnya sedang membuat bibit bunga untuk menambah koleksi bunga hias di halaman rumahnya.

Usaha jual bunga hias menjanjikan keuntungan sehingga usaha bertani padi di lahan miliknya di Desa Harapan Masa dilepas sementara waktu. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved