Berita Kotabaru

Air Baku Swadaya Desa Sungup Diduga Tercemar Penambangan, Dewan Komisi III Lakukan Ini

Keruhnya sumber air baku warga Desa Sungup khususnya di RT 01 dan 02 yang dikelola swadaya, diduga akibat dampak aktivitas penambangan batu bara

banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Salah satu warga harys menampung air hujan, karena air baku swadaya tidak layak pakai diduga tercemar 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kondisi keruhnya sumber air baku warga Desa Sungup khususnya di RT 01 dan 02 yang dikelola swadaya, diduga akibat dampak aktivitas penambangan batu bara setempat.

Akibat terganggunya sumber air baku, perusahaan batu bara terkait membantu distribusi suplai air menggunakan mobil tanki. 

Pendistribusian air bersih ke warga oleh perusahaan disepakati bersama-sama desa belum merata, karena masih ada warga di RT 01 yang juga terdampak kegiatan tambang. Namun tidak mendapatkan air bersih yang disuplai perusahaan. 

Belum merata penyaluran air bersih ke warga yang terdampak, memantik reaksi Komisi III DPRD Kotabaru yang membidangi persoalan lingkungan.

Penghuni Karantina Ambulung Bertambah, Kini Limbah Imfeksius Capai 150 Kg Per Hari

Pendaftaran Online SBMPTN dan UTBK Universitas Lambung Mangkurat 2020/2021

Ambruk Jembatan Gantung Desa Benteng Pengaron, Masih Terendam Sungai, Warga Khawatirkan Ini

Malam Idulfitri, Pemkab HSS Bakal Gelapkan Pusat Kota Kandangan, Ini Tujuannya

Ketua Komisi III Suji Hendra mengatakan, pihaknya akan mempelajari, sejauh mana kesepakatan dibuat antara desa, masyarakat dan perusahaan. 

Menurut Suji belum bisa memberikan statment lebih jauh, karena pihaknya di Komisi III tidak pernah dilibatkan terkait persoalan itu. 

"Seandanya waktu itu kami tahu dan ada di situ (pertemuan). Jika sewaktu-waktu perusahaan tidak melaksanakan atau di luar perjanjian, kami bisa menegur. Nanti setelah kami di Komisi III sama-sama turun dan kroscek ke lapangan," ujar Suji.

Sementara menyikapi hal itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotabaru khususnya yang membidangi soal Lingkungan Hidup dan SDA, Fauzie Gunawan didampingi Syahriansyah mengatakan, dari awal sudah mewanti dampak dialami warga oleh kegiatan penambangan.

Syahriansyah pun menyatakan rasa prihatinnya khususnya kepada warga yang masih terdampak kekeruhan air akibat kegiatan pertambangan. 

CAIR Hari Ini, THR PNS Pemprov Kalsel Eselon III ke Bawah

Kisah Pembersih Karung di Banjarmasin Kena Dampak Corona

Pengusaha Asal HSS Sumbang 1 Ton Beras untuk Warga Tedampak Covid-19

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved