BPost Cetak

Jadwal Semakin Dekat, Kemenag Berharap Saudi Segera Pastikan Haji 2020

Kementerian Agama berharap Pemerintah Arab Saudi segera memberikan kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 2020.

BPost Cetak
BPost Edisi Selasa (19/5/2020), Kemenag RI meminta Saudi Arabia memastikan pelaksanaan Haji 2020. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Agama berharap Pemerintah Arab Saudi segera memberikan kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 2020.

“Kami berharap informasi pasti apakah haji tahun ini diselenggarakan atau batal bisa segera diumumkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Semoga sebelum akhir Ramadan,” kata Juru Bicara Kemenag, Oman Fathurahman, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Menurut Oman, kepastian tersebut penting karena jadwal pelaksanaan semakin dekat.

Informasi ini dijadikan pedoman Kemenag dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji.

Tidak Ada Kepastan dari Arab Saudi, Kemenag RI Setop Persiapan Haji

Isi Saldo ATM Via Vallen Melonjak Setelah Niat Berangkatkan Orangtua Naik Haji, Diungkap ke Inul

91 Persen Calon Jamaah Haji Kalsel Sudah Lunasi Biaya Haji

Oman mengatakan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah meminta Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk ikut mengo­munikasikannya melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

Kemenag juga telah berupaya menghubungi pihak berwenang Arab Saudi terkait hal ini.

“Informasi mengenai kepastian penyelenggaran ibadah haji yersebut menjadi penting bagi kami dal am menyiapkan kebijakan serta peraturan-peraturan yang diperlukan apabila haji akan dilaksanakan dan atau tidak dilaksanakan pada tahun ini,” ujar dia.

Oman menyampaikan, sampai saat ini persiapan penyelenggaran ibadah haji tahun 2020 terus dilakukan Kemenag.

Terkait pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), Kemenag membuka masa pelunasan tahap II hingga 20 Mei 2020.

Persiapan layanan di Arab Saudi juga sudah dilakukan meski prosesnya belum sampai pada kontrak pengadaan karena adanya surat Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab mengenai permohonan untuk menunggu hingga jelasnya masalah Covid-19.

Penegasan Pemerintah Arab Saudi Soal Ibadah Haji Kala Pandemi Covid-19 dan Kota Mekkah Lockdown

Pelatihan Petugas Haji Berujung Petaka, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 Lainnya PDP Virus Corona

Oman mengatakan, Kemenag sudah menyiapkan mitigasi atas dua skenario penyelenggaraan haji tahun ini.

Dua skenario tersebut adalah haji batal atau tetap dilaksanakan.

“Mitigasi tersebut juga mencakup langkah yang akan Indonesia ambil jika Saudi tidak kunjung memberi kepastian, padahal waktu persiapan sudah semakin mepet,” kata dia. (kompas)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved