Berita Kalteng

Karyawati BI Kalteng Ini Terharu Saat Bagikan Sembako ke Tukang Becak

Karyawati Bank Indonesia Kalteng bersama komunitas GenBI kumpulan baju untuk dijual dan hasilnya digunakan beli sembako untuk warga terdampak Covid-19

ISTIMEWA
Prasustyawatiningsih, karyawati Bank Indonesia (BI) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menginisiasi penjualan baju yang hasilnya untuk beli sembako dibagikan kepada warga terdampak wabah virus corona atau Covid-19. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wabah virus corona atau Covid-19 yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan ini di Kalimantan Tengah, membuat karyawan atau pegawai lebih banyak tinggal di rumah saja.

Demikian juga yang dilakukan Prasustyawatiningsi, karyawati Bank Indonesia (BI) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ini.

Perempuan kelahiran Magelang 17 Oktober 1983 akrab disapa Soes ini sangat dikenal kalangan wartawan yang bertugas dan ngepos di Bank Indonesia Kalteng. Karena, merupakan mitra bagi institusi perbankan di Bumi Tambun Bungai untuk banyak urusan terkait dengan  pembiayaan, kredit hingga masalah sosial kemasyarakatan.

Menurut perempuan cantik berjilbab ini, dampak Covid-19 menimbulkan berbagai permasalahan, terutama ekonomi masyarakat.

Imbauan untuk tetap di ruma saja, membuat banyak aktivitas yang terganggu seperti sepinya pembeli, sepinya pelanggan ojek online, hingga sepinya pelanggan tukang becak dan sejenisnya. 

Pedagang di Palangkaryaa Belum Mengerti Pembayaran Nontunai Melalui Aplikasi QRIS

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Ekonomi Kalteng 2019 Lebih Baik dari Tahun Lalu

Perangi Covid-19, Komunitas Motor Honda Kalsel Kalteng Salurkan Bantuan APD dan Nutrisi

Indika Foundation Peduli Pencegahan Covid-19 di Kalteng, Ini Programnya

Polda Kalteng Bagikan Bantuan Sembako, Puluhan Tukang Becak Semringah, Begini Sambutannya

 

Melihat hal ini, dia berinisiasi untuk membantu sesama, dengan komunitas GenBI Kalteng. Kegiatan ini dinamakan Preloved Charity.

Mereka mengumpulkan baju-baju yang masih layak pakai dan terkadang ada yang belum pernah dipakai. Kemudian, baju-baju tersebut dijual, tidak mematok harga. Terserah mau dibeli berapapun, karena 100 persen penjualan akan digunakan untuk membeli sembako bagi yang warga memerlukan.

"Jadi ini seperti bersedekah, tapi dapat baju bagus yang Insya Allah aman karena sudah dilaundry dan diplastik bersih," ujarnya.

Bekerja sama dengan komunitas GenBI Kalteng, lalu dia mulai membagi sekitar 40 paket sembako terdiri dari beras, minyak, gula, kecap, teh dan lainnya, kepada driver online, penjual keliling, tukang becak dan sejenisnya. 

"Terharu waktu bagi-bagi sembakonya. Mereka ada yang sampai nangis. Kegiatan preloved charity ini akan dilakukan lagi dalam waktu dekat, mengingat banyak banget orang-orang di luar sana yang memerlukan perhatian dan uluran tangan dari kita semua," ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved