Kisah Inspiratif

Kisah Perawat Gigi dari Sungailoban Menghadapi Pasien Cilik, Andalkan Kalimat Rayuan ini

Meski tak mudah menangani pasien anak-anak, Fatma harus bisa melunakkan hati mereka.

istimewa
Fatmawati Amd.Kg, Perawat Gigi 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Menjadi perawat gigi, tentu banyak tantangan terutama menghadapi anak-anak yang mengalami masalah dengan alat pengunyah tersebut.

Tingkah laku anak-anak yang tak mau giginya dirawat atau dicabut bermacam-macam.

Perlu perjuangan dan trik agar mereka mau giginya yang rusak ditangani.

Mereka harus dibujuk, dihibur dan dipuji agar mau duduk di kursi perawatan gigi dan membuka mulutnya.

Itulah yang dilakukan Fatmawati I Hida Amd, Kg.

UPDATE Corona Indonesia 20 Mei Pagi: 18.496 Kasus Covid-19 di Seluruh Provinsi, DKI Ada 6.155

Penyakit Luna Maya yang Muncul Gegara Ariel NOAH Diingatkan Sosok Ini, Ayah Alleia Pun Dimaafkan

Daftar Qoutes Soekarno & Kata Mutiara untuk Ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2020

Dia bahkan pernah digigit dan ditendang anak yang tak mau giginya dirawat atau dicabut.

Fatmawati berdinas di Puskesmas Sebamban I Sungai Loban Kabupaten Tanahbumbu.

Tiap hari banyak pasien mulai dari anak-anak hingga dewasa yang dia hadapi.

Namun yang lebih sulit adalah menghadapi anak-anak.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved