PSBB Kabupaten Banjar

Pos PSBB Simpang Empat Sungai Tabuk Makin Ramai, Begini Kata Kapolsek Matraman

Pengguna jalan yang tidak memiliki surat-surat, petugas terpaksa dengan tegas meminta untuk memutar balik, tidak diizinkan melewati simpang empat

Tayang:
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Situasi Pengamanan Di Pos PSBB Simpang Empat Sungai Tabuk 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga kini penjagaan pos PSBB di Simpang Empat Sungai Tabuk terus berjalan.

Semenjak dibuka resmi pada hari pertama, intensitas pengguna jalan baik roda dua dan empat yang mengikuti jalur ini semakin padat.

Para petugas gabungan Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub dan Tim Relawan Covid 19 dari Kecamatan Sungai Tabuk begitu antusias memeriksa setiap kendaraan yang lewat.

Selain kelengkapan surat-menyurat kendaraan, para pengguna jalan juga ditest suhu tubuhnya.

Bagi para pelaku usaha, para petugas memeriksa surat izin dari pembakal atau kelurahan setempat.

Bukan Anak Angkat! Status Asli Betrand Peto Terungkap, Ruben Onsu & Sarwendah Masih Harus Sidang

Dokter Boedhi Harsono Gugur Akibat Corona, Istrinya yang Dokter Jantung Juga Positif & Kritis

Jokowi Telepon Raja Salman Soal Kepastian Ibadah Haji Tahun Ini, Bagini Jawabannya

Para pengguna jalan yang tidak memiliki surat-surat, petugas terpaksa dengan tegas meminta untuk memutar balik dan tidak diizinkan untuk melewati simpang empat sungai Tabuk ini.

Kapolsek Matraman, Embang Pramono mengatakan sejauh ini sangat lancar karena kebanyakan masyarakat sudah tahu pemberlakuan PSBB.

"Sejauh ini aman dan sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah Kabupaten Banjar, dari masyarakat juga kebanyakan sudah tahu apa saja yang dipersiapkan untuk melewati simpang empat ini," ujarnya saat ditemui Banjarmasinpost.co.id, (Rabu, 20/05/20).

Meskipun demikian, Ia mengakui masih kesulitan karena pos ini merupakan pos yang terdiri dari empat penjuru.

"Sebenarnya pos ini dijaga ketat sejak hari pertama, tetapi memasuki hari yang kelima ini situasinya semakin kita perketat karena banyak kendaraan lewat jalan ini, terutama truk bermuatan barang yang dari arah Barito Kuala, Banjarmasin bahkan dari Kalteng," tambahnya.

Ia juga mengatakan bagi pengguna jalan yang tidak menggunakan masker, para petugas juga menyediakan masker dan kita wajibkan untuk menggunakannya.

"Selain surat-menyurat kendaraan, bagi yang tidak menggunakan masker kita berikan secara gratis dan diwajibkan untuk langsung dipakai," imbuhnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti aturan pemerintah dan bilamana tidak ada kepentingan atau keperluan yang sifatnya mendadak, diharapkan untuk tetap tinggal di rumah.

"Ini demi kepentingan kita bersama jadi saya harapkan kepada masyarakat yang datang dari luar kota dan tidak melengkapi surat-surat yang diminta petugas, mohon maaf kita tidak izinkan untuk melalui jalur ini, Tujuan adalah untuk pencegahan penyebaran virus ini, oleh karena itu kepada masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah, karena ke depan akan kita perketat lagi," tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stan).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved