Berita Kabupaten Banjar

Tapai Julak Udah Kabupaten Banjar Ini Laris Manis Jelang Lebaran

Banyak masyarakat yang ingin menyertakan kue tradisional tapai Julak Udah dari Sungai Tabuk Kabupaten Banjar sebagai cemilan di hari Lebaran.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Julak Udah bikin tapai di rumahnya, Jalan Swadaya, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (20/5/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang Lebaran, pesanan warga untuk pembuatan tapai di rumah Julak Udah selalu ramai di Jalan Swadaya, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Julak Udah (62), menerima jasa membuat makanan tradisional tapai yang berbahan baku beras ketan.

Ia menekuni pekerjaan membuat tapai ini sejak puluhan tahun, bahkan semenjak ia masih bujangan.

Pesanan pembuatan tapai, ia akui ramai, saat menjelang Lebaran. Karena, banyak masyarakat yang ingin menyertakan  kue tradisional ini sebagai kudapan di hari Lebaran.

Pembuatan tapai di tempat Julak Udah masih sangat tradisional, yakni menggunakan pewarna alami daun katu, ragi, air kapur dan daun pisang sebagai pembungkusnya. Proses fermentasinya memakan waktu dua hari penuh. 

Rapid Test di Pasar Ahad Kabupaten Banjar, Ini Jumlah yang Reaktif

SMKN 3 Banjarmasin Bantu Rp 5 Juta untuk Penderita Hidrosefalus

Banjir di Desa Sei Jaring Kecamatan Simpangempat, Kendaraan Sempat Tak Bisa Melintas

Ambruk Jembatan Gantung Desa Benteng Pengaron, Masih Terendam Sungai, Warga Khawatirkan Ini

Julak Udah mengungkapkan, saat ini para pembuat tapai memang agak langka, apalagi yang masih menggunakan peralatan dan bahan alami.

"Sekarang itu pembuat tapai seperti tukang urut. Sudah jarang adanya," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (202/5/2020).

Hal ini membuat pesanan di tempatnya cukup banyak. Ia menerima upah dari pembuatan tapai Rp 20.000 per liter (ukuran satuan) beras. Setiap satu liter dapat menghasilkan 60 sampai 65 biji tapai.

Sekitar seminggu terakhir Julak Udah sudah menerima sekitar 30 litar beras ketan untuk dibuatkan tapai dari beberapa warga.

Tapai buatan Julak Udah, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Rabu (20/5/2020).
Tapai buatan Julak Udah, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Rabu (20/5/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI)

"Alhamdulilah masih banyak yang memesan untuk membuat tapai, padahal dari tahun ke tahun makin banyak juga jenis kue yang baru," terangnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved