Suami Bunuh Istri di Balangan
Anggota TNI yang Meninggal Dibacok Suami Keponakan, Dimakamkan Secara Militer di Balangan
Pemakaman militer digelar di TPU Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan oleh jajaran Kodim 1001/Amuntai-Balangan..
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Anggota TNI yang meninggal dunia, almarhum Sertu Aliansyah, akibat serangan Rusdi (36) warga Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kota Paringin, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, akan dimakamkan secara militer, Kamis (21/5/2020).
Pemakaman militer rencananya digelar di TPU Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan.
Adapun pelaksananya yakni jajaran Kodim 1001/Amuntai-Balangan yang akan dipimpin Danramil Juai, Kapten Inf Tajuddin Noor sebagai inspektur upacara.
Ucapan duka pun mengalir atas kepergian almarhum Sertu Aliansyah yang merupakan anggota Kodim 1008/Tanjung tersebut.
"Pemakaman secara militer akan digelar di Paringin untuk almarhum," ucap Dandim 1001/Amuntai-Balangan, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi.
• BREAKING NEWS : Diduga Cemburu, Warga Balangan Ngamuk, Aniaya Istri dengan Parang hingga Tewas
• Suami di Balangan Kalap dan Menyerang sang Istri, Dua Korban Tewas di Tangannya
• Tak Hanya Serang Istri, Rusdi Juga Tewaskan Satu Anggota TNI yang Lerai Pertengkarannya
Sebagaimana diketahui, almarhum Sertu Aliansyah meninggal pascaberusaha melerai perkelahian rumah tangga antara keponakannya, Rusdiana, dan pelaku (Rusdi), Kamis (21/5/2020) pagi.
Pelaku yang saat itu membawa parang dan sudah melakukan penganiayaan terhadap Rusdiana, kemudian menyerang almarhum Sertu Aliansyah menggunakan parang yang sama.
Dua orang tewas akibat perbuatan pelaku tersebut. Almarhumah Rusdiana menderita luka di dada dan almarhum Sertu Aliansyah juga luka di dada. Meski dibawa ke rumah sakit, namun mereka tak tertolong.
Berita sebelumnya, diduga akibat rasa cemburu, pelaku, warga Kelurahan Paringin Timur RT 10, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, menganiaya istinya, Rusdiana (45), Kamis (21/6/2020) pagi.
Pertengkaran diduga terjadi sejak waktu sahur. Keduanya sempat cekcok mulut dan berujung penyerangan yang dilakukan pelaku terhadap sang istri.
"Cerita dari anaknya, perkelahian sudah sejak sahur hingga pagi. Pelaku menuduh korban berselingkuh dan ia cemburu," ucap Arma, Ketua RT 9, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin.
(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)