Berita Regional

Dulu Ngaku Bisa Musnahkan Virus Corona, Kini Pentolan Sunda Empire Alami Gejala Mirip Covid-19

Rangga Sasana pernah sesumbar bisa memusnahkan virus corona, tapi kini di balik jeruji besi dia justru mengalami gejala mirip Covid-19.

Kolase via Tribun Jabar
Kabar terbaru Rangga Sasana setelah ditangkap polisi 

Editor: Anjar Wulandari 
BANjARMASINPOST.CO.ID - Nama Rangga Sasana, pimpinan tertinggi Sunda Empire pernah viral. Dia sesumbar bisa memusnahkan virus corona, tapi kini di balik jeruji besi dia justru mengalami gejala mirip Covid-19.

Nama pria ini sempat viral di awal tahu 2020 saat fenomena kemunculan raja-raja tengah marak.

Rangga Sasana kala itu muncul di Bandung, Jawa Barat dan membuat heboh masyarakat sekitar.

Pasien Virus Corona Diteror Hantu Saat Karantina, Ini Daftar Gejala Baru Covid-19

Hoaks Klaster Q Mall Banjarbaru, Matahari Store Sebut Karyawan Sudah Nonaktif

Mengklaim memiliki pangkat Letjend Imperial Forces The Pentagon, Rangga Sasana mengaku telah menguasai dunia.

Bahkan ia mengaku dapat mengendalikan senjata nuklir seantero jagat.

Ia juga mengatakan tak ada pihak yang boleh mendirikan negara di bumi tanpa persetujuan darinya.

Bahkan beberapa waktu lalu melansir dari TVOneNews, Rangga sesumbar mengatakan dapat menghentikan adanya virus corona.

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana saat memberikan tanggapan terkait laporan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ke Polisi. Kini, dia bicara soal penanganan Virus Corona
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana saat memberikan tanggapan terkait laporan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ke Polisi. (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

"Ya harusnya berhenti, bahwa corona jangan diteruskan, karena ini merupakan bagian virus yang diciptakan," ujar Rangga dengan lantang.

Rangga Sasana kala itu mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para intelijen dunia untuk menemukan akar kemunculan virus corona.

"Saya lagi cari biang keladinya siapa melalui intelijen daripada kami, Sunda Empire Internasional bekerja sama dengan intelijen-intelijen negara dan pemerintah yang ada, kami lagi melakukan penelitian," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved