Wabah Corona di Kalsel

Pasar Tanjung Dipadati Pengunjung, GTPP Covid-19 Tabalong Ingatkan Masyarakat

Pasar dipadati pengunjung jadi gambaran bagi GTPP Kabupaten Tabalong tentang masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol Covid-19.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Salah satu area parkir dipenuhi kendaraan pengunjung di Pasar Tanjung, Kampung Ujung Murung, Kelurahan Tanjung, Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provonsi Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Setelah sembuhnya empat pasien positif Covid 19, saat ini Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sudah tidak ada lagi memiliki kasus positif.

Dengan kondisi ini Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tabalong tetap meminta masyarakat waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan.

Tapi ternyata, imbauan yang disampaikan Gugus Tugas ini sepertinya masih tidak dipatuhi semua masyarakat.

Terbukti, aktivitas di Pasar Tanjung, Kampung Ujung  Murung, Kelurahan Tanjung, Kota Tanjung, Kamis (21/5/2020), terjadi peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pengunjung pasar jauh lebih banyak, terutama dari pagi hingga menjelang siang. "Iya, pagi sangat padat, terutama di bagian pakaian," ujar seorang pedagang.

VIDEO Posko Perbatasan di Tabalong Ditambah, Salat Ied Diperkenankan dengan Syarat

VIDEO Kapolda Sumbang Semen untuk Tempat Ibadah di Kabupaten Tabalong

Sementara itu, saat siang, meski berangsur sepi namun terlihat masih ada yang berada di pasar.

Kebanyakan memang ditemukan di depan toko-toko yang menjual baju, baik baju muslim maupun baju biasa.

Terkait kondisi ini, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie, menyatakan, kondisi yang terjadi merupakan gambaran masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol Covid-19 tanpa ada rasa kekhawatiran potensi penularan yang masih tinggi.

Menurut Taufik yang juga Kadinkes Kabupaten Tabalong ini, masyarakat seharusnya tetap melaksanakan protokol dasar Covid-19 yaitu mengenakan masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun.

"Ingat, penularan Covid-19 belum berakhir karena potensi penularan masih tinggi, karena Kalsel secara umum masih bertambah kasus positif Covid-19nya," tegas Taufik.

Lalu disinggung apakah dalam waktu dekat ada rencana rapid test massal untuk pasar, Taufik mengatakan, belum bisa memastikan.

Tim Gabungan Satgas Pangan Tabalong Sidak Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Ini Hasilnya

Sosialisasi Larangan Mudik Lewat Lagu, Kapolres Tabalong Ikut Nyanyi

Pasalnya, persediaan rapid test masih terbatas dan sekarang dikonsentrasikan untuk pos perbatasan menjelang Lebaran.

Diketahui, langkah lanjutan terkait penanganan Cobid-19 telah diputuskan dalam rapat Forkopimda Kabupaten Tabalong, Senin (18/5/2020).

Salah satunya menetapkan pasar mingguan, pasar tungging dan pasar harian bisa digelar tapi dengan pembatasan pedagang luar tidak perkenankan menggelar dagangannya di Kabupaten Tabalong.

( Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Berita Terkait :#Wabah Corona di Kalsel
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved