PSBB di Banjarmasin

Dharma Putra Sarankan PSBB di Banjarmasin Diperpanjang Disertai Ancaman Hukuman ini

Selama penerapan PSBB selalu terjadi peningkatan kasus bila dilihat dari sudut pandang indikator epidemiologi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Minggu (17/5/2020). 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Memasuki H-3 Idulfitri, Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru mulai dipenuhi calon penumpang.

Mereka akan terbang dengan tujuan Surabaya dan Jakarta.

Pengawasan pun dilakukan di bandara sebagai pintu masuk ke Kalimantan Selatan.

Sementara kemarin, Kamis (21/5) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II Kota Banjarmasin, berakhir.

Namun Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 belum mengambil keputusan PSBB akan berlanjut atau berakhir.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, sekaligus Juru Bicara GTPP Covid-19, Machli Riyadi, saat acara pelatihan kedaruratan Covid-19 bagi insan pers, di Aula Dinas Kesehatan Banjarmasin.

Dokter Tirta Kasih Selamat Buat Para Pemudik di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Maksud Sebenarnya

Ucapan Papa Angkat Syahrini pada Nikita Mirzani Disorot, Laurens Berterima Kasih Karena Lakukan Ini

KRONOLOGI Video Habib Umar Assegaf Asal Bangil Cekcok dengan Petugas PSBB, Ucapan Kasar Sang Habib

“Dari hasil rapat evaluasi yang kami laksanakan bersama Wali Kota malam tadi, belum ditemukan adanya kesepakatan sehingga pula belum ada kesepakatan apakah berlanjut atau berakhir,” katanya.

Menurut Machli, soal PSBB semuanya tergantung dari keputusan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Machli sebagai Kepala Dinas Kesehatan hanya berkewajiban menyampaikan hasil evaluasi Satgas bidang kesehatan.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved