Wabah Corona di Kalteng
Langsung Berbatasan dengan Zona Merah di Kalsel, Bupati Kapuas Diminta Usulkan PSBB
Gubernur Sugianto minta agar memperketat arus keluar masuk kendaraan atau orang di Kapuas, karena berbatasan langsung dengan Provinsi Kalsel.
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID. PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran meminta Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat agar mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayahnya yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, yang kondisi penyebaran Covid-19 parah.
Hal itu diungkapkan Gubernur Sugianto saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, bersama Kapolda Kalteng Brigjen Pol Dedy Prasetyo, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran, dan sejumlah Kepala SOPD Kalteng, Kamis (21/5/2020) sore.
Kedatangan rombongan ke Kapuas, memastikan arus keluar masuk kendaraan atau orang di pintu perbatasan Kalsel - Kalteng tersebut terkontrol dengan baik.
• Link Video Streaming Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1441/2020 di TVRI & YouTube Kemenag
• Berikut Parsel Lebaran Idul Fitri 1441 H Pengganti Silaturahim, Ini Jenis-jenisnya
• Doa Niat Zakat Fitrah & Fidyah Ramadhan 1441 H Diri Sendiri dan Anak Istri, Sambut Idul Fitri 2020
Gubernur dan rombongan meninjau pos pemeriksaan perbatasan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terletak di Kecamatan Kapuas Timur.
Gubernur Sugianto minta agar memperketat arus keluar masuk kendaraan atau orang di Kapuas, karena berbatasan langsung dengan Provinsi Kalsel.
Saat ini angka positif Covid-19 Kalsel mencapai 500 orang lebih, terdapat kasus meninggal dunia, ada trend naik sehingga perlu dilakukan pengetatan pintu masuk Kalteng di Kapuas.
Gubernur mengharapkan masyarakat Kalteng sadar terkait Bahaya Covid-19 dan pihaknya akan terus berupaya melakukan pencegahan dan mengimbau kepada warga agar taat serta menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan agar selalu memakai masker, serta menjaga kebersihan, dan menjaga jarak.
"Saya berharap ada tambahan daerah yang mengusulkan PSBB ke Pusat seperti di Kapuas yang berbatasan dengan Kalsel, apalagi Kapuas juga mulai bertambah penyebaran coronanya. Contoh di Palangkaraya setelah pemberlakuan PSBB angka Penyebaran Covid-19 menurun. Saya minta dengan Bupati Kapuas agar mengajukan permohonan ke Provinsi untuk pemberlakukan PSBB di Kapuas untuk memperkuat perbatasan," ujar Sugianto.
banjarmasinpost.co.id / faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-kalteng-h-sugianto-sabran-saat-melakukan-pemantauan-di-p.jpg)