Berita Kalteng

Ormas dan Lembaga Islam Palangkaraya Putuskan Salat Ied di Rumah

Ormas dan Lembaga Islam membuat surat keputusan bersama yang berisi kesepakatan Salat Idul Fitri 1441 H di rumah

istimewa
Surat keputusan bersama yang mengimbau warga untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Rumah Bersama Keluarga. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sejumlah Lembaga Agama Islam di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, membuat surat keputusan bersama menyepakati pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun 1441 Hijriah / 2020 Masehi, ini dilaksanakan di rumah masing-masing bersama keluarga.

Kebijakan ini diputukan untuk menghindari Penyebaran Covid-19.

Hal itu dituangkan dalam surat keputusan bersama yang ditandatangani Ketua MUI Kota Palangkaraya, KH Zainal Ariffin, Kepala Kemenag Kota Palangkaraya, Achmad Faricihin, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Fairid Naparin, Ketua PCNU Kota Palangkaraya Syahrun dan Ketua PD Muhammadiyah Palangkaraya, H Sopyan Sori.

Dalam surat keputusan bersama tersebut ditegaskan, karena alasan status Kota Palangkaraya yang masih dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan masih adanya penambahan Pasien Covid-19, melalui rapat terbatas bersama lembaga dan Ormas Islam setempat sepakat membuat surat agar umat Islam di Palangkaraya salat Ied di rumah bersama keluarga.

MUI dan Kemenag Tapin Bikin Seruan Bersama, Imbau Warga Salat Ied di Rumah

Sampaikan Keputusan Tiadakan Salat Ied di Masjid dan Lapangan, Bupati Kotabaru Menahan Airmata

VIDEO Posko Perbatasan di Tabalong Ditambah, Salat Ied Diperkenankan dengan Syarat

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran pun melakukan rapat virtual melalui Video Conference didampingi Forkompinda Kalteng dan diikuti oleh 13 Kabupaten dan 1 Kota Se - Kalimantan Tengah, Jumat (22/5/2020).

Rapat Virtual tersebut dalam rangka koordinasi pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.

Gubernur beserta Forkopimda dan Para Ketua Lembaga agama Islam dan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, mengimbau kepada seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk mentaati anjuran Pemerintah agar melaksanakan shalat Ied di rumah bersama keluarga.

"Ini demi kemaslahatan bersama, agar upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar Sugianto.

Tata Cara Shalat Idul Fitri 1441 H, Niat dan Doa Salat Ied Ramadhan 2020 Saat Pandemi Virus Corona

Idul Fitri 1441 H Bertepatan Minggu 24 Mei 2020 Menurut Muhammadiyah, Bagaimana Salat Ied di Rumah?

Sementara itu, sebagian umat islam di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, mengatakan, akan mentaati ketentuan tidak melakukan salat Idul Fitri di Lapangan atau di Masjid selama Pandemi Corona tahun ini.

"Ketika masjid atau Panitia salat Ied di lapangan tidak menggelarnya, tentu, sebagai jemaah saya memilih salat di rumah saja," ujar Rafik salah satu warga , Jalan Iskandar Sampit. (banjarmasinpost.co.id/ Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved