Bumi Murakata

Pemkab HST Salurkan Beras untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Bupati HST H A Chairansyah bersama Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan menyalurkan bantuan beras untuk warga terdampak Covid-19

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Bupati Hulu Sungai Tengah i memberikan bantuan beras kepada masyarakat terdampak Covid-19 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati HST H A Chairansyah bersama Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan menyalurkan balurkan beras, untuk membantu masyarakat Hulu Sungai Tengah yang terdampak corona virus disease (covid-19).

Bantuan diberikan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (21/5/2020).

Beras diberikan dalam bentuk kemasan 10 kilogram. Bantuan ini diberikan per kepala keluarga.

A Chairansyah mengharapkan agar beras ini bisa sampai pada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

Penyaluran beras bantuan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dipercayakan pada pihak Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan.

Ia bersyukur bantuan ini bisa disalurkan pada masyarakat terdampak covid-19. Meski demikian, ia mengakui tak jarang bantuan ini kerap memunculkan kisruh di masyarakat. Termasuk bantuan sosial dari Kementerian Sosial seperti PKH dan BST.

Wakil Bupati HST menyerahkan bantuan beras untuk warga terdampak Covid-19.
Wakil Bupati HST menyerahkan bantuan beras untuk warga terdampak Covid-19. (Protokol dan Komunikasi pimpinan)

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pertanian H Misradi, membeberkan penyediaan beras jaringan pengaman sosial penanganan covid-19 di Hulu Sungai Tengah dialokasikan anggaran melalui BTT sebesar Rp 6.124.581.738.

Tercatat bantuan beras yang disediakan sebanyak 689.695  kilogram. Jumlah ini, kemudian dibungkus  dalam kemasan 10 kilogram

"Penyedia beras ini adalah gapoktan dan pokktan di 11 Kecamatan. Penyerahan bantuan beras pertama dilakukan ke petugas kebersihan masjid dan kaum, guru agama keliling, ulama, ustazd dan ustadzah TKA, petugas kebersihan, pasukan juning, penarik becak, ojek, juru parkir, sopir, penjual pentol, dan mualaf," bebernya. (AOL)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved