Tajuk

Silaturahmi Virtual

Meski fisik tak berdekatan, budaya silaturahmi yang dimiliki masyarakat Indonesia tidak boleh luntur

BANJARMASINPOST.CO.ID - UNTUK pertama kalinya, masyarakat Indonesia akan menyambut Idulfitri dalam suasana berbeda seiring dengan pandemi Covid-19.

Sejak awal Ramadan sudah ada larangan buka bersama hingga mudik, untuk mendukung kebijakan physical distancing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

Meski fisik tak berdekatan, budaya silaturahmi yang dimiliki masyarakat Indonesia tidak boleh luntur.Bagaimanapun, lebaran adalah momen terindah berkumpul bersama keluarga. Meski tahun ini momen itu tak bisa dilakukan.

Padahal, kita tahu silaturahmi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Menjalin interaksi dengan orang lain dapat menimbulkan rasa aman dan bahagia. Namun, saat wabah Covid-19, setiap orang mesti menjaga jarak atau self distancing dan karantina mandiri di rumah.

Meski demikian, tak perlu khawatir, karena teknologi telah memungkinkan kita untuk bersilaturahmi dengan orang-orang yang kita rindukan nun jauh di sana. Jangan sungkan untuk menelepon atau video call teman dan keluarga untuk menyampaikan kerinduan kita

Atur atau siapkan waktu untuk bersosialisasi bersama teman dan keluarga. Saat menelepon, jangan hanya membahas situasi atau kondisi terkini, ceritakan pula hal yang lucu dan lelucon yang menimbulkan gelak tawa. Tertawa dapat meningkatkan suasana hati dan baik untuk kesehatan mental.

Saat melakukan video call, setiap orang bisa menyiapkan makanan dan minuman lalu menikmatinya secara virtual. Anda juga bisa menonton film bersama secara daring dengan memanfaatkan sejumlah aplikasi yang tersedia.

Manfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan teman. Lakukan interaksi yang positif seperti saling menyemangati. Hindari memberikan komentar yang negatif atau hate speech.

Ketika seseorang tersenyum pada orang lain, itu artinya orang tersebut sedang menyapa. Biasanya, orang yang diberi senyuman akan membalasnya dengan senyuman lagi. Senyum menjadi salah satu jenis salam yang efektif menangkal penyebaran virus.

Tunjukkan rasa peduli dan sayang anda kepada orang-orang terkasih dengan silaturahmi virtual, tahan keinginan untuk mudik.

Jangan egois dan memaksakan kehendak untuk mudik. Kegoisan anda bisa jadi mencelakakan orang-orang di sekitar anda. Bersabarlah menahan diri hingga pandemi ini berlalu. Selamat Idulfitri. (*)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved