Wabah Virus Corona

Sudah Berapa Ribu Kali Kamu Gunakan Hand Sanitizer? Ternyata Kesaringan Pakai Bawa Bahaya

Cairan hand sanitizer berbasis alkohol tersebut juga memiliki beberapa kelemahan saat digunakan berlebihan

Tirachardz
Ilustrasi penggunaan hand sanitizer untuk cegah penularan virus. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejak virus Covid-19 mewabah sudah berapa ratus atau ribu kali kamu memakai pembersih tangan atau hand sanitizer.

Memang Hand Sanitizer salah satu cara efektif mencegah penularan virus ini memang dengan menjaga kebersihan diri, termasuk tangan.

Namun cairan yang berbasis alkohol dipercaya ampuh membunuh virus, sehingga menjadi alternatif mencuci tangan tanpa air.

Meski begitu, Genbest (Generasi Bersih dan Sehat) tahu enggak sih cairan berbasis alkohol tersebut juga memiliki beberapa kelemahan saat digunakan berlebihan? Berikut beberapa kelamahan yang kamu harus ketahui.

Promo 60 GB Bonus 2 GB Smartfren Jelang Idul Fitri 2020, Juga Voucher Isi Ulang

Isak Tangis Pemilik Lihat Anjingnya Menggali Kuburan Berharap Anak yang Mati Hidupkan Lagi

Ustadz Abdul Somad Ngaku Dicari Pengacara Kondang, Hotman Paris Unggah Ini, Adik Syahrini Merespons

Bunuh bakteri baik

Penggunaan hand sanitizer secara berlebihan dapat membunuh bakteri baik yang bisa melindungi kamu dari serangan bakteri jahat. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh pun bisa turun.

Penelitian terkait hal tersebut memang masih terus berlangsung. Namun pada 2011, studi Epidemic Intelligence Service di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menemukan, tim medis yang relatif sering menggunakan cairan antiseptik hampir enam kali lebih berisiko terkena infeksi usus yang disebabkan norovirus.

Tangan jadi kering dan kasar

Kandungan alkohol pada hand sanitizer bisa menghilangkan minyak dan air alami pada kulit tangan, sehingga tangan menjadi kering dan kasar.

Kulit kering dan kasar bisa menjadi sarang kuman yang meningkatkan risiko virus memasuki tubuh melalui luka pada kulit.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved