Advertorial Bank Kalsel

Bank Kalsel sebagai Entitas Bisnis Daerah, Peduli Terhadap SDM

Bank Kalsel menyadari bahwa perwujudan visi dan misi tersebut tidak akan berjalan dengan mulus, pasti akan menemui banyak gangguan dan hambatan.

istimewa/bank kalsel
(Dari kiri ke kanan) Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, H I G K Prasetya, Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Direktur Operasional, Ahmad Fatrya Putra 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Industri perbankan adalah industri yang bergerak sangat dinamis, yang ditandai dengan semakin meningkatnya volume bisnis dan kompleksitas usaha, persaingan yang semakin kompetitif, peran digitalisasi yang semakin berkembang, maupun karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas dan aware dalam menanggapi kualitas perusahaan ataupun terhadap produk dan layanan yang ditawarkan.

Atas hal tersebut, setiap perusahaan akan mengemas dan membentengi dirinya pada beberapa hal yang meliputi, penguatan prinsip dan perencanaan bisnis perusahaan, membentuk struktur organisasi yang comply dengan tujuan perusahaan, mengoptimalkan potensi SDM, menerapkan leadership style yang fit dengan budaya perusahaan, business process yang sesuai dengan orientasi customer, menjaga reputasi perusahaan dan mendukung peningkatan brand awareness perusahaan.

"Tak terkecuali dengan Bank Kalsel, sebagai perusahaan daerah yang telah berusia lebih dari setengah abad ini, secara simultan menerapkan seluruh upaya di atas sebagai bentuk tanggungjawab, sebagaimana visinya, untuk menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendrong pembangunan ekonomi nasional," ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin.

Cita-cita tersebut diwujudkan dalam misinya untuk membantu pemerintah dalam pembangunan ekonomi regional maupun nasional, memberikan layanan terpadu berbasis digital, menempati posisi strategi dalam program kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif kepada shareholders maupun stakeholders.

Sebagai entitas bisnis daerah, Bank Kalsel menyadari bahwa perwujudan visi dan misi tersebut tidak akan berjalan dengan mulus, pasti akan menemui banyak gangguan dan hambatan.

Namun, Bank Kalsel meyakini, dengan kerjasama dari seluruh pihak (insan Bank Kalsel), cita-cita tersebut dapat terwujud sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pembangunan daerah.

Oleh sebab itu, peran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu penopang keberhasilan bisnis, sangat penting untuk dijaga, baik dari kompetensinya, kesejahteraannya, maupun pegembangan karirnya.

Manajemen Bank Kalsel meyakini sepenuhnya SDM (Pegawai) merupakan modal yang sangat vital dalam menunjang pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan secara berkesinambungan (sustainable growth).

Setiap Pegawai memiliki keunikan talenta yang diwujudkan dalam bentuk kompetensi baik dari sisi pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang perlu ditumbuhkembangkan dengan baik.

Halaman
123
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved