Berita Tapin

Salurkan Bansos hingga Penghujung Ramadan, Tersisa Dua Desa di CLU

Penghujung ramadan, para tenaga pendamping sosial sibuk melayani warga miskin terdampak Covid-19 di Aula Kantor Kecamatan Candi Laras Utara

istimewa/Mahmudah Nur Sari
Kesibukan pendamping bansos menyalurkan bantuan kepada warga terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 di Aula Kantor Kecamatan Candi Laras Utara, Sabtu (23/5/2020) 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Penghujung ramadan, para tenaga pendamping sosial sibuk melayani warga miskin terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 di Aula Kantor Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, Sabtu (23/5/2020).

Mahmudah Nur Sari, tenaga pendamping sosial di Kecamatan CLU mengaku senang melayani warga miskin terdampak Covid-19 selama menjalani puasa di akhir ramadan.

Menurut Mahmudah Nur Sari, penyaluran bantuan sosial (bansos) jaringan pengaman sosial senilai Rp 300 ribu per bulan selama tiga bulan.

Penerima bansos jaringan pengaman sosial bagi warga miskin yang bukan peserta penerima bantuan sosial PKH, Bantuan Pangan Nontunai, BST dan BLT Dana Desa.

Dinsos Tapin Buka Layanan Pengaduan Bansos ini

Pimpin Persiapan PSBB, Wawali Banjarbaru Minta Bansos Dibagi Sebelum Pemberlakuan

Dana Bansos Disunat Berjamaah Tinggal Rp 100.000, Kades Sebut Kesepakatan Tapi Warga Keberatan

"Warga miskin yang tidak masuk dalam kategori penerima bantuan sosial tetap yang berhak menerima jaringan pengaman sosial dari Pemerintah Kabupaten Tapin," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Dari 13 Desa se Kecamatan CLU, menurutnya, tinggal dua desa yang belum disalurkan

Selanjutnya, hasil dari rembuk desa, penyaluran bantuan sosial untuk dua desa setelah lebaran.

"Dua Desa itu adalah Desa Sawaja dan Desa Kaladan. Kita akan bagikan setelah lebaran,"ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved