Wabah Corona di Kalsel

Tamliha Bantu Ratusan APD dan Kantong Jenazah, Begini Respon Direktur RSUD Ratu Zalecha

Anggota DPR-RI asal Kalsel Syaifullah Tamliha memberikan bantuan berupa ratusan APD dan kantong jenazah untuk RSUD Ratu Zalecha

banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Tenaga Ahli Anggota DPR RI Muhammad As’adi S,Hut menyerahkan bantuan kepada Direktur RS Ratu Zalecha dr H. Tofik Norman Hidayat, Sabtu (23/5/2020). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lagi, bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan ratusan kantong jenazah diberikan oleh tim anggota DPRRI asal Kalsel dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha untuk RSUD Ratu Zalecha di Martapura, Sabtu (23/5/2020).

Kali ini, Syaifullah Tamliha yang diwakili oleh Tenaga Ahli Anggota DPR RI Muhammad As’adi S,Hut memberikan bantuan lebih banyak berupa 30 pcs kantong jenazah dan APD sebanyak 200 pcs.

Bantuan ini, diterimakan langsung oleh Direktur RS Ratu Zalekha, dr H. Tofik Norman Hidayat, di lobi ruang tamu RSUD Ratu Zalecha.

"Kami sebagai direkur RSUD Ratu Zalecha ini berterimakasih atas bantuan kantong jenazah dan APD. Karena memang ini APD lah yang sangat kami perlukan saat ini guna menangani pasien Covid-19," kata Tofik Norman Hidayat.

RS Ratu Zalecha Kewalahan, Pengidap Corona di Kalsel Bertambah 34 Orang

VIDEO Aparatur Desa Murung Kenanga Serahkan BLT DD di RSUD Ratu Zalecha

Penyematan Nama Ratu Zalecha Menyimpan Sejarah Agung dan Heroik Masa Silam

Dijelaskan Tofik, APD adalah salah satunya yang diutamakan dalam tindakan pelayanan pasien Covid-19.

"Sehingga kawan kawan di pelayanan jika tersedia APD dengan baik stoknya maka dapat melayani pasien Covid-19 dengan tenang, otimatis jika sudah bisa dilayani dengan tenang maka pelayanannya pun akan baik sesuai standar," sebutnya.

Untuk Kantong jenazah, sambung Tofik, juga sangat diperlukan.

"Kami sudah ada beberapa kasus PDP dan ODP yang meninggal dan tadi malam baru ada satu lagi yang meninggal sehingga kantong jenazah diperlukan," kata Tofik.

Dijelaskan Tofik, RS Ratu Zalekha hingga hari ini ada merawat 7 pasien positif Covid-19.

"Dan hari ini kita tambah pelayanan dimana kapasitas di RS yang tadinya dari 5 bed menjadi 12 dari 6 kamar. Selain itu juga ada ruang isolasi utama gunanya apabila ada terkonfirmasi positif tapi belum bisa dirujuk," sebutnya.

Tenaga Ahli Anggota DPR RI Muhammad As’adi S,Hut mewakili Syaifullah Tamliha mengaku bersyukur sudah diterimakan bantuan dari pihaknya.

"Kami mewakili bapak Syaifullah Tamliha dari anggota komisi 1 DPRRI itu menyampaikan bahwa bantuan ALat Pelindung Diri (APD) diharapkan bisa bermanfaat kepada tim medis baik dokter dalam menangani pasien Covid-19. Harapnya baik dokter dan perawat tambah mantap bekerja menggunakan APD tersebut dan semakin semangat dalam melaksanakan tugas mulia menangani para pasien Covid-19," urainya.

1 Pedagang PDP, Puskesmas Baringin Gelar Rapid Test di Pasar Muning Tapin

Jelang Lebaran, Bupati Anang Tinjau Posko Skrining di Perbatasan Tabalong

Dijelaskannya, tidak lain bahwa untuk bantuan kantong jenazah merupakan aspirasi dari para dokter, perawat dan tenaga medis Kalimantan Selatan sebagai antisipasi terburuk jika ada pasien yang meninggal dunia akibat pandemi virus corona (Covid-19) agar tidak menular pada saat proses proses sholat jenazah, pengantaran dan pemakamannya.

Sehingga pihaknya merasa pada masa reses DPR RI kali ini perlu memberikan bantuan kantong jenazah serta APD tersebut guna dirasakan oleh pihak eumah sakit dalam menangani COVID-19 di Kalsel.

(banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved