Idul Fitri 1441 H

Dilarang Takbiran, Warga Ramai Kumpul di Pasar Sampit

Bupati Waringin Timur telah mengeluarkan aturan pencegahan Covid-19, tapi ternyata tak dipatuhi oleh seluruh warga karena terbukti masih berkerumun..

BANJARMASINPOST.CO.ID/DANTI AYU
Malam takbiran di Pasar Sampit, Kota Sampit, Kabupaten Korawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Suasana malam takbiran terlihat sepi di beberapa jalan besar Kota Sampit, Kabupaten Kotawwaringin Timur, Kalimantan Tengah, tumpukan warga ternyata justru terjadi di sejumlah pasar dan tempat nongkrong anak muda yang terpantau masih buka, Sabtu (24/5/2020(  hingga pukul 21.00 WIB.

Keluarnya surat Instruksi Bupati Waringin Timur Nomor 360/110/BPBD/V/2020 tentang pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kota Waringin Timur saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H ternyata tak menyurutkan keinginan warga untuk mengunjungi sejumlah tempat yang memiliki resiko tinggi penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.

Meski sudah menuruti himbauan untuk tidak melakukan takbiran secara berkeliling seperti tahun sebelumnya, para warga justru ramai memadati pasar di kawasan Ikon Patung Ikan Jelawat yang menjual berbagai jenis pakaian hingga sepatu di median jalan kawasan tersebut pada Sabtu (23/5/2020) malam.

Terpantau masih banyak warga yang melintas dan berbelanja di kawasan tersebut tanpa menggunakan masker.

Kepadatan terjadi mulai dari depan halaman parkir Ikon Patung Ikan Jelawat hingga halaman Parkir Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM).

VIDEO Pasar Sampit Dipenuhi Pengunjung, Protokol Covid-19 Diabaikan

Warga Tak Taat Protokol Covid-19, Kasus Corona di Sampit Cenderung Meningkat

Perajin Rotan di Sampit Tak Berani Stok Keranjang Parsel

VIDEO Kerusakan Jalan Lingkar Selatan Arah Sampit-Samuda

Simpan Sabu 30,99 Gram dalam Tas, Pengedar Narkoba Sampit Dicokok Polisi

Pasar Subuh di jalan MT Haryono yang mejual berbagai kebutuhan pangan dari sembako hingga lauk pauk pun terlihat ramai.

Selain di pasar-pasar, keramaian juga terjadi di beberapa kafe-kafe di kawasan HM Arsyad yang masih buka hingga pukul 21.00 WIB.

Kumpulan warga di kafe-kafe wilayah tersebut di dominasi oleh anak muda.

Sementara untuk jalan besar yang biasa dilewati saat malam takbiran seperti A Yani, Kapten Mulyono, MT Hayono, Pelita, hingga Taman Kota yang biasa di jadikan tempat lomba takbiran saat malam Idul Fitri justru terlihat sepi.

Pusat perbelanjaan Citi Mall Sampit sudah mulai sepi dan mematikan sejumlah lampu  sejak pukul 20.30 WIB. Hanya ada beberapa mobil dan motor yang masih terparkir di halaman.

Selama malam takbiran terlihat arak-arakan patroli gabungan dari petugas keamanan menggunakan mobil dan motor yang disebar di beberapa titik di Kota Sampit seperti Jalan Jendral Sudirman, Muchran Ali, dan MT Haryono.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu) 

Penulis: Danti Ayu Sekarini
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved