Berita Kotabaru

VIDEO Lebaran Sepi di Tengah Pandemi Covid-19, Omzet Pedagang Mainan di Kotabaru Turun Drastis

Sunoto, salah satu pedagang mainan yang setiap lebaran menggelar dagangan di emperan toko, mengaku suasana lebaran tahun ini jauh sangat sepi

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Saat dinanti-nantikan umat muslim merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah telah tiba. Namun perayaan Idul Fitri tahun ini dirasa kurang lengkap, karena ditiadakannya pelaksanaan salat Ied di masjid maupun di lapangan terbuka.

Perayaan Idul Fitri di tengah terjadinya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), harus diakui sangat memberi dampak kondisi kehidupan sosial masyarakat sangat luas.

Pengamatan banjarmasinpost.co.id di lapangan, dampak sosial masyarakat begitu terasa saat perayaan Idul Fitri di tengah pandemi. Kontras sepanjang ruas jalan utama lengang, tidak banyak hilir mudik kendaraan berselewaran.

Suasana lengang itu pun tampak terlihat hingga ke dalam kota. Tidak banyak masyarakat melakukan aktivitas di luar, seperti pada kondisi lebaran di tahun-tahun sebelumnya.

Ini Alasan Kenapa Valentino Rossi Tak Dijagokan Lagi di MotoGP?

Napi Rutan Pelaihari Ini Teramat Senang, Berjanji Lakukan Hal Demikian

Menikah dengan Eksekutif Perusahaan Dubai, Begini Penampakan Rumah Mewah Rieta Amilia

Saat Rayakan Idul Fitri, Warga Tasikmalaya Berlarian ke Luar Rumah Akibat 2 Kali Diguncangan Gempa

Sunoto, salah satu pedagang mainan yang setiap lebaran menggelar dagangan di emperan toko, mengaku suasana lebaran tahun ini jauh sangat sepi.

"Sejak dua bulan terakhir sampai dengan hari ini sepi sekali," ucapnya kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (24/5/2020).

Kondisi pandemi Covid-19 membuat daya beli warga khususnya anak-anak jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, berdampak terhadap pendapatan.

"80 persen penurunannya," terang Sunoto kepada banjarmasinpost.co.id.

Berharap pandemi Covid-19 sekarang masih terjadi segera berlalu, agar kondisi perekonomian masyarakat bisa kembali pulih seperti sediakala.

"Mudah-mudahan Covid-19 segera berakhir," pungkas Sunoto.

Sabri, salah seorang masyarakat Kotabaru mengakui, suka cita masyarakay menyelimuti suasana perayaan lebaran tahun ini.

"Iya, sungguh sangat terasa sekali dampak karena Covid-19. Mudahan virus ini segera berhenti," jelas Sabri kepada banjarmasinpost.co.id.

(banjarmasinpost.co.id /helriansyah)
 

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved