Lifestyle

Hidangan Bersantan Jadi Santapan Lebaran, Ini Tips Cegah Kolesterol Naik

Makanan bersantan mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Istimewa
Ilustrasi- menu Opor ayam yang biasa disajikan saat Lebaran Idul Fitri. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rendang, opor, gulai ayam, dan sayur lodeh menjadi menu hidangan yang biasa tersaji disaat lebaran Idul Fitri.

Semua menu hidangan itu memang sangat memanjakan lidah. Namun, semuanya bersantan. 

Tetapi makanan bersantan mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Menurut American Heart Association, batas aman konsumsi lemak jenuh dalam sehari adalah 16 gram.

Resep Opor Ayam yang Mudah dan Praktis, Menu Wajib di Hari Raya Idul Fitri

VIRAL SEJAK KAMIS, Video Daging Rendang Berisi Narkoba, BNN Berhasil Ungkap Fakta Sebenarnya

Rumah Zakat Bagikan Kornet dan Rendang Buat Penghafal Quran

Sementara itu, satu cangkir santan mengandung 2,5 kali kadar lemak jenuh yang seharusnya dikonsumsi seseorang dalam sehari. 

Jika tubuh memiliki kolesterol tinggi, kita berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Kendati demikian, risiko itu bisa dikendalikan dengan menurunkan kolesterol LDL "jahat"  dan meningkatkan kolesterol HDL "baik".

Caranya, kita perlu menerapkan beberapa perubahan sederhana.

Dilansir dari National Health Service (NHS), mengadopsi kebiasaan sehat, seperti makan yang sehat, diet seimbang, dan tetap aktif, dapat membantu mencegah kadar kolesterol menjadi tinggi.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved