Berita Jakarta

Berikut Kurikulum Madrasah yang Diterbitkan Kemenag Sebagi Panduan saat Pandemi Virus Corona

Panduan kurikulum madrasah tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 2791 Tahun 2020

BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Model Banjarmasin di Jalan Kampung Melayu Darat Nomor 31 RT 11, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (26/4/2020). 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menerbitkan panduan kurikulum madrasah pada masa darurat Covid-19.

Panduan ini tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 2791 Tahun 2020, tertanggal 18 Mei 2020.

“Panduan ini merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah pada masa darurat Covid-19,” kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

Umar mengatakan, panduan itu berlaku bagi jenjang pendidikan madrasah mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Kirim Foto Meteran Listrik PLN via WA 08122 123 123, Buruan Paling Lambat Besok!

Kenapa Anda Bernasib Buruk saat Daftar Kartu Prakerja? Berikut Daftar Kesalahan yang Bikin Gondok!

Aktivasi Promo Kuota Internet Telkomsel, Indosat, XL & Tri, Combo Unlimited dan Kuota Internet 20 GB

Ia berharap, dengan adanya panduan ini, kegiatan belajar mengajar pada masa darurat Covid-19 dapat berjalan dengan baik dan optimal.

“Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran,” ujarnya.

Panduan ini dinilai penting mengingat kondisi darurat Covid-19 mungkin berlanjut hingga awal tahun pelajaran 2020/2021 yang dimulai pada 13 Juli 2020.

Umar menuturkan, dengan adanya panduan ini, setiap satuan pendidikan dapat menyiapkan kurikulum lebih awal.

Adapun kurikulum darurat dalam proses belajar dari rumah ini lebih menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa.

Meski demikian, pemenuhan aspek kompetensi, baik dasar maupun inti, tetap diperhatikan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved