Kriminalitas Regional

Sempoyongan akibat Dipukul di Pundak, Gadis Belia Ini Diperkosa Siswa SMA di Toilet

Pelaku P ditangkap setelah polisi menerima laporan perkosaan tanggal 25 Mei 2020 sekitar pukul 00.15 WITA.

(Shutterstock)
Ilustrasi perkosaan anak angkat. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANA TORAJA - Unit Resmob Polres Tana Toraja meringkus seorang siswa berinisial P (17) asal Mebali, Kecamatan Mengkendek yang diduga telah melakukan perbuatan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Korban adalah NZ (15) seorang pelajar di Kecamatan Gandasil, Tana Toraja.

Pelaku P ditangkap setelah polisi menerima laporan korban tanggal 25 Mei 2020 sekitar pukul 00.15 WITA.

Kanit Resmob Polres Tana Toraja, Ipda Iskandar mengatakan terduga pelaku P ditangkap atas perbuatannya yang menyetubuhi korban NZ yang juga masih berstatus pelajar dan di bawah umur pada Minggu (24/05/ 2020) sekitar pukul 19.00 WITA.

Kirim Foto Meteran Listrik PLN via WA 08122 123 123, Buruan Paling Lambat Besok!

Fakta Polisi Naik Fortuner Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Dikira Mudah Balik Lagi ke Jakarta, Ini Daftar Syarat Kendaraan Bisa Kembali ke Ibu Kota

“Terduga pelaku yang berinisial P diringkus oleh aparat kepolisian pada Senin (25/05/2020) sekitar pukul 11.14 WITA, saat sedang berada di rumah seseorang bernama Bogong yang bertempat di Tendang Kulang, Kecamatan Gandasil, Tana Toraja,” kata Iskandar saat dikonfirmasi, Selasa 26/05/2020)

Menurut Iskandar, kejadian naas yang menimpa korban terjadi pada Minggu (24/05/2020) sekitar pukul 19.00 WITA.

Saat itu terduga pelaku P menjemput korban di rumahnya, kemudian mengajak korban untuk jalan-jalan ke suatu tempat.

Dajak Jalan-jalan Lalu Diperkosa

"Setelah tiba di suatu tempat yang bernama Ba'ba - ba'ba ( area sekitar Kelurahan Mebali atau lokasi kejadian), pelaku memukul korban pada bagian pundak sebanyak satu kali," kata Iskandar.

"Sehingga pada saat itu korban merasa pusing dan masuk ke dalam toilet untuk mencuci muka."

"Pelaku pun mengikuti korban masuk ke dalam toilet dan menyetubuhi korban sebanyak satu kali yang saat itu masih merasakan pusing di kepala."

Pelaku kini diamankan di Polres Tana Toraja untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

Dalam keteranganya di hadapan penyidik, pelaku telah mengakui perbuatannya melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak satu kali.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam pidana sedikitnya 5 tahun kurungan penjara sebagaimana yang tertuang dalam undang undang perlindungan anak no 23. Tahun 2002,” ujar Iskandar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelajar Pukul Anak di Bawah Umur lalu Memperkosanya di Toilet",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved